Kemlu Sebut Moderasi Beragama Jadi Solusi Atasi Masalah Geopolitik
Akhmad Baihaqi Arsyad
JAKARTA, (ERAKINI) - Kementerian Luar Negeri (Kemnlu) menyampaikan bahwa Moderasi Beragama dapat menjadi solusi atas ketidakpastian geopolitik saat ini. Hal itu disampaikan Staf Ahli Menteri Luar Negeri RI Bidang Hubungan Antarlembaga Muhsin Syihab saat menjadi narasumber dalam Diskusi Terbuka di UIN Ar-Raniry, Banda Aceh.
Muhsin Syihab mengawali pemaparannya dengan menjelaskan bahwa ajaran setiap agama sudah mengandung prinsip-prinsip kedamaian, sehingga yang perlu ditekankan adalah penguatan moderasi beragama itu sendiri.
“Penguatan Moderasi Beragama dapat menjadi solusi atas ketidakpastian geopolitik global saat ini,” ungkap Muhsin Syihab dalam diskusi bertajuk Peran Diplomasi Indonesia dalam Penguatan Moderasi Beragama di Gedung Teater Museum UIN Ar-Raniry Banda Aceh, dikutip dari laman Kementerian Agama, Rabu (7/8/2024).
“Ada rivalitas yang nyata antara negara superpower. Situasi panas di sejumlah kawasan, sikap saling tidak percaya antarnegara, dan berbagai kondisi ketidakpastian menunjukkan bahwa geopolitik global sedang tidak baik-baik saja,” sambungnya.
Hadir sebagai moderator dalam diskusi tersebut Dosen Fakultas Adab dan Humaniora UIN Ar-Raniry Zulhelmi. Dalam diskusi yang diselenggarakan Pusat Kerohanian dan Moderasi Beragama (PKMB) UIN Ar-Raniry ini, Muhsin Syihab juga membahas isu-isu penting seperti tantangan global, kebijakan luar negeri Indonesia, peran Indonesia dalam penguatan moderasi beragama, dan isu Palestina.














