PMII Serukan Darurat Demokrasi Nasional, Desak Jokowi Berhenti Kangkangi Konstitusi
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) - Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) menyerukan darurat demokrasi secara nasional yang disampaikan di Sekretariat PB PMII di Salemba, Jakarta Pusat, Senin (5/2/2024). Organisasi kemahasiswaan yang lahir dari Nahdlatul Ulama (NU) ini merasa resah dengan kondisi bangsa saat ini.
PMII menilai bahwa Presiden Joko Widodo terkesan menggunakan kekuasaannya untuk kepentingan politiknya. Hal ini dapat dibuktikan dimulai dari adanya pembiaran terhadap pelanggaran etik yang dilakukan oleh Mahkamah Konstitusi (MK) untuk meloloskan putra sulungnya, Gibran Rakabuming Raka untuk menjadi calon wakil presiden mendampingi Prabowo Subianto.
















