Kemenag Sebut Kongres Umat Islam Momentum Perkuat Persatuan di Tengah Disrupsi Informasi
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) - Sekretaris Jenderal Kementerian Agama (Kemenag) Kamaruddin Amin menilai penyelenggaraan Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) VIII menjadi momentum strategis untuk memperkuat persatuan umat di tengah tantangan disrupsi teknologi informasi dan dinamika geopolitik global.
Menurut Kamaruddin, kongres yang digelar di Jakarta pada 24-26 Juli 2026 itu berlangsung pada waktu yang tepat karena Indonesia dan dunia tengah menghadapi berbagai tantangan, mulai dari globalisasi, isu kebangsaan, hingga persoalan kemanusiaan dan lingkungan.

















