Presiden Prabowo menganugerahkan Tanda Kehormatan Bintang Bhayangkara Nararya kepada tiga personel Polri atas jasa dan keteladanan dalam pelaksanaan tugas. Foto: BPMI Setpres
Pemberian tanda kehormatan tersebut menjadi bentuk apresiasi negara atas dedikasi, profesionalisme, dan pengabdian luar biasa anggota Polri dalam menjaga keamanan serta mendukung pembangunan nasional.
Presiden Prabowo menganugerahkan Tanda KehormatanBintang Bhayangkara Nararya kepada tiga personel Polri atas jasa dan keteladanan dalam pelaksanaan tugas. Ketiganya adalah Kombes Pol Leonard Marojahan Sinambela (Kaden B Ropaminal Divpropam Polri), AKP Rina Lestari (Paur Sibinev Subditbhabinkamtibmas Ditbinmas Polda Jawa Barat), dan Aiptu Didik Darmanto (Paops Kompi Satu Batalyon B Resimen Dua, Korbrimob Polri).
Tanda kehormatanBintang Bhayangkara Nararya ini dianugerahkan kepada tiga anggota Polri karena dinilai menunjukkan kebijaksanaan dan ketabahan luar biasa melebihi panggilan tugas. Ketiganya dianggap memberi sumbangsih penting untuk kemajuan dan pengembangan Polri, juga menjalankan tugas tanpa catatan pelanggaran selama masa dinas.
Presiden Prabowo menyampaikan bahwa penghargaan ini bukan hanya bentuk penghormatan atas capaian individu atau satuan, tetapi juga penegasan terhadap semangat pengabdian dan integritas yang harus terus dijaga oleh seluruh jajaran Polri.
“Saya melihat Polri sekarang menunjukkan prestasi yang baik. Saya melihat dan menyaksikan kepolisian kita sekarang sungguh-sungguh turun ke rakyat. Saya melihat sekarang kepolisian mengambil inisiatif, mengambil peran, terjun ke rakyat, bekerja di tengah rakyat, membantu meningkatkan produksi pangan bangsa kita. Untuk itu, saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya,” ujar Prabowo.
Dalam kesempatan yang sama Presiden Prabowo juga menganugerahkan tanda kehormatan Nugraha Sakanti kepada 7 satuan kerja Polri. Tujuh satker yang menerima tanda kehormatan Nugraha Sakanti 2025, yakni Itwasum Polri, Baintelkam Polri, SSDM Polri, Divhumas Polri, Divpropam Polri, Polda Aceh, Polda Sumatera Selatan.
Tanda kehormatan Nugraha Sakanti merupakan penghargaan bagi kesatuan di lingkungan Polri yang telah berjasa dan bermanfaat bagi kepentingan bangsa dan negara.
Upacara perayaan HUT Polri ini dipimpin langsung Presiden Prabowo. Dalam sambutannya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pesan agar Polri jangan mengecewakan rakyat dan harus selalu menjaga kepercayaan rakyat.
"Saudara-saudara lanjutkan perjuangan ini, jaga kepercayaan rakyat, selalu sekali lagi mengutamakan kepentingan rakyat di atas kepentingan yang lain, saudara sekali lagi jangan sekali-sekali mengecewakan rakyat kita," kata Prabowo.
Selain itu, Presiden Prabowo juga menegaskan pentingnya peranan polisi di sebuah negara. Prabowo mengatakan bahwa setiap negara tentu membutuhkan polisi yang tangguh dan hadir di tengah-tengah masyarakat.
"Negara dan bangsa kita membutuhkan suatu kepolisian yang tangguh, kepolisian yang unggul, kepolisian yang bersih, kepolisian yang dicintai rakyat, kepolisian rakyat, selalu di tengah-tengah rakyat, selalu membela rakyat, selalu melindungi rakyat, terutama mereka-mereka yang paling lemah, mereka-mereka yang paling tertindas dan yang paling miskin, tegas Prabowo.
Prabowo kembali menyampaikan peran polisi sangat penting dalam sebuah negara. , sebab tidak ada negara yang berhasil tanpa kepolisian.
"Sejarah manusia sepanjang ribuan tahun mengajarkan kepada kita, tidak ada negara yang berhasil tanpa kepolisian yang unggul dan tangguh, dengan kesadaran itulah para pemimpin-pemimpin negara dari presiden pertama dan seterusnya, presiden kedua, ketiga, keempat, kelima, keenam, ketujuh, sampai sekarang saya menjabat, kita semua sadar pentingnya kepolisian yang tangguh dan unggul," tegas Prabowo.