Yos Sunitiyoso dikukuhkan menjadi Guru Besar setelah menggelar orasi ilmiah bertema "Keputusan dalam Ketidakpastian: Perencanaan Skenario dan Pemodelan Sistem" di SBM ITB, Sabtu (21/6/2025). Foto: Ist
JAKARTA, (ERAKINI) - SMA Taruna Nusantara menambah daftar panjang alumninya yang mencapai jabatan akademik tertinggi dalam dunia pendidikan (akademik). Terbaru, Yos Sunitiyoso dikukuhkan sebagai Guru BesarInstitut Teknologi Bandung (ITB).
Mereka adalah Teuku Faisal Fathani (TN 1), Guru Besar Teknil Sipil Universitas Gadjah Mada (UGM) yang meraih gelar Profesor pada tahun 2017. Kemudian, Putu Doddy Sutrisna (TN 2), Guru Besar Teknik Kimia Universitas Surabaya, yang meraih gelar Profesor tahun 2023.
Selanjutnya, Enade Perdana Istyastono (TN 5), Guru Besar Analisis Farmasi dan Kimia Medisinal Universitas Sanata Dharma yang meraih gelar Profesor pada tahun 2020. Serta, Chandra Wahyu Purnomo (TN 6), Guru Besar Functional Materials UGM yang meraih gelar Profesor pada tahun 2023.
SMA Taruna Nusantara mengaku bangga atas pengukuhan Yos Sunitiyoso sebagai Guru BesarITB. Pencapaian luar biasa ini merupakan bukti nyata dedikasi dan kontribusi Yos Sunitiyoso dalam dunia akademik, khususnya di bidang Pemodelan Keputusan Bisnis.
Yos Sunitiyoso dikukuhkan menjadi Guru Besar setelah menggelar orasi ilmiah bertema "Keputusan dalam Ketidakpastian: Perencanaan Skenario dan Pemodelan Sistem" di Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM) ITB pada Sabtu, 21 Juni 2025.
Orasi Yos Sunitiyoso menyoroti pentingnya berpikir sistematis dan penggunaan pendekatan systems thinking, scenario planning, dan system dynamics modelling dalam menghadapi kompleksitas pengambilan keputusan di tengah ketidakpastian..
Profesor Yos Sunitiyoso merupakan alumni SD Perumnas Banyumanik VI, Semarang, Jawa Tengah, pada tahun 1990. Ia kemudian melanjutkan pendidikan ke SMP 5 Semarang dan lulus tahun 1993.
Setelah itu ia lolos masuk SMA Taruna Nusantara Magelang dan lulus tahun 1996. Yos Sunitiyoso kemudian melanjutkan pendikan S1 (Sarjana) di ITB dan lulus tahun 2000.
Yos Sunitiyoso selanjutnya meraih gelar S2 di University Of Technology tahun 2004, dan gelar Doktor (S3) di University of West of England, Bristol, Inggris tahun 2007.
Profesor Yos Sunitiyoso, yang juga menjabat sebagai Direktur Hilirisasi dan Kemitraan, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, telah menerbitkan lebih dari 50 artikel terindeks Scopus dan penghargaan ITB untuk kategori Penelitian dan Karya Inovatif pada tahun 2024.
Dikutip dari laman resmi ITB, Prof Yos Sunitiyoso sudah lebih dari 15 tahun bergabung dengan ITB, tepatnya di SBM ITB Kampus Jakarta.
Sejak bergabung pada Januari 2010, Yos telah melewati berbagai dinamika perjalanan dan proses bertumbuhnya SBM ITB Kampus Jakarta. Prof Yos Sunitiyoso terakhir tercatat sebagai Direktur ITB Kampus Jakarta.