Awal Mula 1 Juni Ditetapkan sebagai Hari Lahir Pancasila
Thomas Pulungan
JAKARTA, (ERAKINI) - Indonesia setiap tanggal 1 Juni memperingati Hari Lahir Pancasila sekaligus ditetapkan sebagai hari libur nasional. Hal ini berdasarkan Keputusan Presiden (Kepres) Nomor 24 Tahun 2016 tentang Hari Lahir Pancasila.
Peringatan Hari Lahir Pancasila sebagai bagian dari pengarusutamaan Pancasila sebagai panduan dalam seluruh bidang kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Dikutip dari laman BPIP, Senin (28/5/2024), tahun ini upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila tingkat pusat akan dilaksanakan pada Sabtu (1/6/2024) di Blok Rokan, Provinsi Riau, yang dihadiri oleh Presiden, Wakil Presiden, pimpinan lembaga tinggi negara, dan pimpinan kementerian/Lembaga, Panglima TNI, Kapolri, hingga para tokoh dan pejabat daerah.
Pemilihan tanggal 1 Juni sebagai Hari Lahir Pancasila merujuk pada momen sidang Dokuritsu Junbi Cosakai (Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan/BPUPKI) dalam upaya merumuskan dasar negara Republik Indonesia. Badan ini menggelar sidang pertamanya pada tanggal 29 Mei 1945. Dalam sidang tersebut, anggota BPUPKI membahas mengenai dasar-dasar Indonesia merdeka.
Dalam sidang kedua BPUPKI, Soekarno dalam pidatonya yang bertajuk “Lahirnya Pancasila” berkesempatan menyampaikan gagasannya mengenai konsep awal Pancasila yang menjadi dasar negara Indonesia tepatnya pada 1 Juni 1945.
Pidato ini pada awalnya disampaikan oleh Soekarno secara aklamasi tanpa judul dan baru mendapat sebutan "Lahirnya Pancasila" oleh mantan Ketua Dr Radjiman Wedyodiningrat dalam kata pengantar buku yang berisi pidato yang kemudian dibukukan oleh .















