“Inovasi ini lahir dari kebutuhan untuk memberikan kemudahan bagi rekan-rekan Polri dalam menguasai bahasa asing, terutama yang ditugaskan di misi internasional,” kata Dhani kepada wartawan pada Kamis, 31 Oktober 2024.
Polisi Jago Bahasa adalah sebuah aplikasi yang dicetuskan Kombes Dhani saat menjabat Kepala Sekolah Bahasa (Sebasa) Kemdiklat Polri. Aplikasi ini kemudian, direalisasikan oleh para tenaga pendidik di SebasaPolri.
Aplikasi Polisi Jago Bahasa yang diluncurkan pada tahun 2020 itu dapat diunduh di ponsel Android. Aplikasi ini berisi ribuan kosakata istilah kepolisian dalam Bahasa Indonesia, Inggris, Prancis, Jepang, Mandarin dan Arab, yang bisa digunakan menjadi bahan pembelajaran di Sebasa Lemdiklat Polri
Kosa kata dalam Polisi Jago Bahasa sudah adaptif dengan penugasan PBB dalam misi perdamaian atau peacekeeper, sehingga menjadi motivasi bagi personel Polri untuk bertugas sebagai pasukan PBB di berbagai negara
“Aplikasi ini sudah diunduh lebih dari lima ribu personel, baik di dalam maupun luar negeri,” tambah Dhani.
Selain aplikasi, Dhani juga mencetuskan program Web Learning yang memberikan solusi bagi perwira Polri yang ingin melanjutkan pendidikan saat Indonesia dilanda pandemic Covid-19. Kelas-kelas ini mencakup materi seputar seleksi PBB, pelajaran bahasa Arab untuk persiapan pengamanan haji, dan panduan menghadapi ujian IELTS.
“Dari 2019 hingga 2024, program ini sudah berjalan 22 kali dan terbuka bagi masyarakat umum, bahkan memberikan e-sertifikat yang diakui dalam proses seleksi,” jelasnya.
Inovasi Dhani di bidang pendidikan ini membuat dirinya diusulkan untuk program Hoegeng Corner 2024, sebuah penghargaan bagi polisi berprestasi.
Kombes Dhani saat ini menjabat sebagai Kepala Bagian Konvensi Internasional di Divisi Hubungan Internasional Polri. Kombes Dhani Hernando mendapat promosi jabatan
pada 2 Oktober 2024 lalu setelah 5 tahun berkiprah di Sebasa.
Dirangkum dari berbagai sumber, Jumat (1/11/2024), Kombes Dhani Hernando merupakan Kasebasa Lemdiklat Polri yang ke-11 dan terlama menjabat yakni lima tahun. Kombes Dhani menguasai tiga bahasa asing, yakni Inggris, Prancis, dan Belanda.
Dhani banyak berpengalaman dengan penugasan internasional sehingga bisa membawa Sebasa bertransformasi lebih maju. Perkembangan dilakukan mulai dari manajemen media sosial dengan mengaktifkan kembali akun media sosial Sebasa serta renovasi infrastuktur seperti penambahan kelas, akomodasi untuk peserta mancanegara dan penghijauan lingkungan.
Tidak hanya itu, Dhani turut memberi nama Bumi Poliglot Bhayangkara yang tertuang pada Surat Keputusan Kasebasa Nomor: Kep/04/II/2021 tanggal 19 Februari 2021.
Selama menjabat Kasebasa, Kombes Dhani juga aktif dan selalu hadir di masjid saat subuh, serta peran pentingnya dalam mengadakan pengajian rutin setiap bulan dan mengundang anak-anak yatim piatu.
Selain menguasai Bahasa asing, Dhani pada April 2022 diberi Tanda Kemahiran Kualifikasi Kedokteran Kepolisian dengan kualifikasi Kehormatan dari Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri.
Tanda Kemahiran Kualifikasi Kehormatan ini diberikan kepada Dhani atas jasa-jasanya dalam turut mengembangkan dengan sungguh- sungguh Bidang Kedokteran Kepolisian sesuai dengan peran dan tanggung jawabnya. Sebab Sebasa Lemdiklat Polri juga melaksanakan Dikbangspes bagi anggota Kedokteran Kepolisian (Dokpol).
Para peserta didik Dikbangspes Dokpol tidak mempelajari bahasa asing sebagaimana dikbangspes yang lain, tetapi mereka belajar mengenai ilmu kedokteran yang diajarkan langsung oleh staf Pusdokkes Polri yang ditunjuk sebagai pengajar di SebasaPolri.
Dikutip dari akun Instagram @sebasa.polri.official, Dhani merupakan lulusan Akpol 1993 dari Batalyon Pesat Gatra. Ia pernah menjabat sebagai Kapolres Pekalongan Kota dan Kapolres Sragen. Sebelum menjabat sebagai Kasebasa, Dhani bertugas di Divisi Hubungan Internasional Polri sebagai Kabag Protokol.
Ia memiliki beberapa pengalaman internasional, baik dunia pendidikan seperti Pendidikan Perwira Lantas di Apeldoorn Belanda, COESPU di Italia, dan berbagai kursus Internasional lainnya.
Ia juga pernah bertugas di misi PBB di Bosnia Herzegovina, Joint Security Commitee di Aceh. serta sebagai delegasi Polri di berbagai Konferensi Internasional diantaranya JASPOC Singapore, ASEANAPOL Brunei, AMMTC Myanmar dan The Police Academy President Forum, China.
Kombes Dhani Hernando adalah Kasebasa pertama yang pernah menjadi peserta didik di Sebasa Lemdiklat Polri pada Tahun 1995 dan menyandang predikat Lulusan Peserta Didik Terbaik. Kombes Dhani mempunyai istri bernama Sari Novi Astuti, serta sudah dikaruniai 3 orang anak yaitu Firza Garuda, Kintan Dhira Nareswari, dan Baswara Hernovian.