Digitalisasi Pembelajaran Dimulai, Prabowo Resmi Luncurkan Smartboard untuk Sekolah di SMPN 4 Kota Bekasi
Thomas Pulungan

Presiden datang ke lokasi dengan menaiki kendaraan dinas Maung MV Kepresidenan. Setibanya di lokasi acara, Presiden disambut Mendikdasmen Abdul Mu'ti, Kepala Kantor Staf Presiden Muhammad Kodari, CEO Danantara Rosan Roeslani, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menkomdigi Meutya Hafid, dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.
Dalam kegiatan bertajuk “Peluncuran Digitalisasi untuk Indonesia Cerdas”, Presiden meninjau langsung fasilitas sekolah dan menyaksikan demonstrasi penggunaan smartboard yang dilakukan oleh guru dan siswa, tepat di sebelah tenda utama acara.
Smartboard tersebut menampilkan sesi pembelajaran jarak jauh secara virtual, menghadirkan seorang guru yang dapat berinteraksi langsung dengan siswa untuk membimbing proses belajar.
Teknologi interaktif ini dirancang menghadirkan pengalaman belajar yang lebih kolaboratif dan menarik, berbeda dari televisi pintar yang hanya menyajikan materi satu arah.
Peluncuran IFP di sekolah-sekolah sejalan dengan Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2025 tentang revitalisasi satuan pendidikan, pembangunan sekolah unggul, hingga percepatan digitalisasi pembelajaran.
Sebelumnya, Prabowo menargetkan agar setiap kelas memiliki smartboard sebagai fasilitas standar. Tahun ini, sekitar 288.000 unit IFP akan dikirimkan ke 330.000 sekolah di seluruh daerah di Indonesia.
Proses pengiriman perangkat dilaporkan telah mencapai 215.572 unit, dengan 172.550 di antaranya sudah tiba di sekolah, dan 43.022 lainnya masih dalam perjalanan. Pemerintah menargetkan seluruh perangkat tersebut dapat sepenuhnya tiba di sekolah-sekolah penerima pada Desember 2025.





