Kompleks Haji Indonesia di Makkah Diproyeksikan Tampung 22.000 Jemaah
Thomas Pulungan
JAKARTA, (ERAKINI) – Kampung Haji Indonesia yang sedang digarap Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) di Makkah, Arab Saudi, diproyeksikan mampu menampung 22.000 jemaah. Kawasan Thakher ditetapkan sebagai fondasi awal proyek yang kini telah berjalan.
Kawasan Thakher mencakup Novotel Thakher Makkah yang telah beroperasi di atas lahan seluas sekitar 4,4 hektare. Lokasinya berada sekitar 2–3 kilometer dari Masjidil Haram, dengan kapasitas 1.461 kamar yang tersebar di tiga menara. Selain itu, tersedia sekitar 14 plot lahan yang disiapkan untuk pengembangan lanjutan, termasuk area komersial dan pusat ritel.
“Secara bertahap, kawasan ini dirancang berkembang hingga sekitar 6.000 kamar dengan estimasi kapasitas mencapai kurang lebih 22.000 jemaah, atau sekitar 10 persen dari total jemaah haji Indonesia setiap tahun,” ujar Chief Investment Officer (CIO) Danantara Indonesia, Pandu Sjahrir, dalam keterangan resminya, Rabu (7/1/2026).
Pandu menjelaskan, pengembangan Kawasan Thakher tidak hanya berfokus pada penyediaan akomodasi, tetapi juga diarahkan untuk membangun ekosistem layanan jemaah yang terintegrasi. Ekosistem tersebut mencakup fasilitas ritel, dukungan logistik, serta berbagai layanan penunjang lainnya.
“Kami ingin membangun ekosistem, bukan hanya hotel. Kawasan Thakher kami siapkan sebagai basis pengembangan layanan jemaah Indonesia yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan,” kata Pandu.
Seiring akuisisi Kawasan Thakher, Danantara juga tengah mengikuti dan mencermati proses lelang yang dijalankan oleh Royal Commission for City and Holy Sites (RCMC), otoritas pengembangan Kota .
















