Duo Megawati tengah menjadi sorotan publik Tanah Air dan Korea Selatan. Keduanya sama-sama sedang berjuang mengejar tahta di panggung yang berbeda. Ilustrator: Erakini/Wawan Bastian
JAKARTA, (ERAKINI) - Duo nama Megawati tengah menjadi sorotan publik Tanah Air dan Korea Selatan. Keduanya sama-sama sedang berjuang mengejar tahta di panggung yang berbeda.
Keduanya adalah Megawati Hangestri Pertiwi dan Megawati Sukarnoputri. Hangestri saat ini sedang berjuang membawa timnya Daejon Red Spark untuk meraih juara Liga Voli Putri (V-League). Sementara Sukarnoputri bersama partainya PDI-Perjuangan (PDIP) sedang berjuang mempertahankan Pemilu maupun Pilpres 2024.
Megawati Hangestri merupakan atlet voli Indonesia kelahiran Jember, Jawa Timur, pada 20 September 1999. Atlet berhijab yang memiliki tinggi badan 185 cm ini menempuh pendidikan sarjana di Universitas Kahuripan Kediri Jurusan Manajemen dan lulus tahun 2020.
Dalam permainan, Megawati Hangestri sering menempati posisi outside hitter dan opposite. Megawati juga dikenal memiliki smash yang sangat kencang dan mematikan.
Megawati Hangestri mengawali karier di dunia voli dengan tergabung bersama tim Surabaya Bank Jatim di Livoli Divis Utama pada tahun 2015. Setelah dari Surabaya Bank Jatim, Megawati Hangestri bergabung dengan Pertamina Fastron pada musim 2015 hingga 2017.
Megawati Hangestri sempat berpindah sejumlah tim sejak 2018 hingga akhirnya pada tahun 2023 lalu ia dilirik Daejon Red Spark untuk bermain di Liga Voli Korea Selatan (V-League). Megawati Hangestri mengawali debut di Liga Korea Selatan bersama Daejon Red Spark pada 17 Oktober 2023
Daejon Red Spark saat ini sedang dalam performa terbaik setelah tiga laga terakhir disapu bersih dengan kemenangan. Pada pertandingan Liga Voli Korea (V-League) Minggu (4/2/2024), Daejon Red Spark menang atas Hillstate. Pada pertandingan yang digelar di Gimnasium Daejeon Chungmu itu, Megawati Hangestri tampil perkasa untuk membawa timnya menang (25-23, 23-25, 25-22, 20-25, 15-10).
Pada laga tersebut, Megawati Hangestri memimpin serangan dengan 31 poin (tingkat keberhasilan serangan 52,94%) dan Giovanna Milana mencetak 25 poin (tingkat 52,08%).
Megawati Hangestri kini memuncaki daftar top skor sementara klub. Pemain berusia 24 tahun kelahiran Jember itu mengoleksi 559 poin, dan hanya unggul selisih tujuh poin dari legenda voli Korsel, Kim Yeon-koung dalam daftar 10 besar top skor.
Hasil itu membuat Red Sparks memenangkan tiga pertandingan berturut-turut. Hanya, Red Sparks masih tetap berada di peringkat keempat klasemen Liga Voli Putri Korea dengan koleksi 41 poin dari 26 pertandingan yang dijalani.
Red Sparks tertinggal dua poin dari GS Caltex yang berada di peringkat ketiga dengan mengemas 43 poin dari 25 pertandingan yang telah dilakoni.
Megawati Sukarnoputri bersama PDIP saat ini sedang bersiap menghadapi Pemilu dan Pilpres 2024 yang tinggal 6 hari lagi. Megawati Soekarnoputri lahir Yogyakarta pada 23 Januari 1947 di. Megawati Sukarnoputri merupakan putri pertama dari Presiden pertama Indonesia, Soekarno dan Fatmawati.
Megawati Sukarnoputri dalam kariernya terlibat dalam berbagai organisasi sosial dan politik. Pada tahun 1987, ia mendirikan PDIP yang menjadi kekuatan politik utama di Indonesia saat ini.
PDIP merupakan partai besar saat ini yang memiliki sejarah panjang. Sebelum bernama PDIP, partai ini bernama Partai Demokrasi Indonesia atau PDI yang terbentuk pada 10 Januari 1973. Pada tahun 1993, Megawati terpilih sebagai Ketua Umum PDIP. Puncak kariernya adalah ketika terpilih menjadi Presiden Indonesia ke-5 pada tahun 2001 setelah turunnya Abdurrahman Wahid.
PDIP pertama kali mengiktui Pemilu pada tahun 1999 dengan perolehan suara 35.689.073 dan menjadi pemenang. PDIP kemudian mendapatkan 153 kursi di DPR. Setelah mengalami pasang surut dalam pemilu-pemilu berikutnya, PDIP saat ini kembali menjadi partai terbesar di parlemen dengan menguasai 126 kursi (22,26%) dari total 575 kursi di DPR-RI. Pada Pemilu 2019, PDIP memperoleh suara terbanyak, yakni 27.053.961 (19,33%).
Megawati Soekarnoputri dan PDIP merupakan partai pengusung Presiden Jokowi dalam dua kali Pilpres dan memenangkannya. Saat ini, Megawati Soekarnoputri dan PDIP jadi pengusung utama pasangan Capres dan Cawapres Nomor Urut 3 Ganjar Pranowo-Mahfud MD.
Berdasarkan survei sejumlah lembaga, Megawati Sukarnoputri masih bisa sedikit bernapas lega karena PDIP masih teratas. Hanya PDIP ditempel ketat Gerindra dan Golkar. Tetapi untuk Pilpres, Megawati Sukarnoputri masih harap-harap cemas. Sebab elektablitas pasangan Ganjar-Mahfud umumnya belum melampaui angka 30%.