Kepolisian mempersiapkan rekayasa lalu lintas contraflow dalam menghadapi puncak arus balik Lebaran yang diperkirakan berlangsung mulai Sabtu (13/4/2024). Foto: Jasa Marga
JAKARTA, (ERAKINI) - Kepolisian mempersiapkan sejumlah rekayasa lalu lintas dalam menghadapi puncak arus balik Lebaran yang diperkirakan berlangsung mulai Sabtu (13/4/2024). Salah satu rekayasa yang dipersiapkan, yakni contraflowdi ruas tol Trans Jawa.
PT Jasa Marga (Persero) Tbk menyatakan siap mendukung pelaksanaan rekayasa lalu lintas yang merupakan diskresi kepolisian demi mewujudkan mudik yang lancar, aman, dan nyaman.
Tak ingin kejadian kecelakaan maut di KM 58 Tol Jakarta-Cikampek terulang, Direktur Utama PT Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) Yoga Trianggoro menyebutkan, pada saat pelaksanaan rekayasa lalu lintas pihaknya akan menyiapkan sarana contraflowuntuk keamanan pengguna jalan. Jasa Marga akan memasang reflector two sides di median barrier sepanjang lajurcontraflowagar pengguna jalan lebih aware.
“Kami juga akan melakukan pemasangan paket perambuan pada akses masuk contraflowdan di setiap 5 km sepanjang lajur contraflow. Paket rambu tersebut di antaranya peringatan lalu lintas dua arah, rambu batas kecepatan maksimal 60 km/jam, larangan mendahului, warning lamp, serta rambu peringatan lajur contraflowhanya untuk kendaraan kecil," ujar Yoga dalam keterangan persnya, Jumat (12/4/2024).
Jasa Marga juga akan menempatkan traffic cone dengan jarak maksimal 10 meter sepanjang lajur contraflow. Tidak hanya itu, Jasa Marga akan memasang sebanyak 20 traffic cone/plastic barrier secara rapat sepanjang 8-10 meter di setiap 2,5 km lajurcontraflow untuk menertibkan dan merapikan kembali kendaraan agar berjalan sesuai dengan lajur yang telah ditentukan.
Yoga menyebutkan, selain kesiapan prasarana, Jasa Marga akan menambah petugas pengatur lalu lintas pada median tertentu, serta penyediaan pengawalan kendaraan Patroli Jalan Raya (PJR) sebagai safety car yang secara berkala dapat mengatur kecepatan kendaraan yang melalui lajur contra flow tidak melebihi batas kecepatan yang dipersyaratkan.
“Kesiapan layanan dan fasilitas untuk pemberlakuan rekayasa lalu lintas contraflowtentunya dapat berjalan baik dan lancar dengan kerja sama pengguna jalan untuk mengikuti beberapa aturan yang ditetapkan," katanya.
Hal yang paling penting, kata dia, pastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan dan pengemudi dalam kondisi prima. Sebab selama berada di lajur contraflow pengguna jalan tidak bisa menggunakan fasilitas rest area.
"Apabila pengguna jalan dalam kondisi lelah dan mengantuk, agar pengguna jalan tidak masuk ke lajur contraflow dan beristirahat di rest area yang telah disiapkan,” tandasnya.
Hal yang tidak kalah penting lainnya, menurut Yoga adalah sikap disiplin dalam berkendara, di antaranya dengan tidak membawa penumpang dan barang melebihi batas muatan, mematuhi rambu-rambu lalu lintas serta batas kecepatan di lajur contraflow, yaitu maksimal 60 km/jam dan menyalakan lampu termasuk pada siang hari saat memasuki lajur contraflow.
“Kami juga mohon kerja sama pengguna jalan untuk tidak mendahului kendaraan di lajur contraflowdan tidak berkendara secara zigzag, harus pada lajurnya saja. Jika pengguna jalan mengalami gangguan perjalanan selama berada di lajur contraflow, agar berhenti di bahu sebelah kiri lajur contraflowatau bahu dalam. Jangan menyeberang ke lajur yang berlawanan arah. Pengguna jalan agar menghubungi call center Jasa Marga di nomor 14080 untuk meminta bantuan,” pungkas Yoga.