Hindari Macet dan Polusi, LRT Jabodebek jadi Solusi di Era Kini
Akhmad Baihaqi Arsyad
JAKARTA, (ERAKINI) – Lintas Raya Terpadu (LRT) Jabodebek bisa menjadi solusi menghindari macet dan polusi. Selain itu, tarif LRT lebih murah dan perjalanan menjadi lebih singkat.
“Kalau naik LRT bisa lebih murah, cepat, tidak macet dan bebas polusi," ucap Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, dikutip dari laman resmi Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, dephub.go.id, Rabu (28/7/2023).
Menhub mengatakan uji coba operasional terbatas akan dilakukan pada tanggal 12 Juli dengan tarif Rp. 1 rupiah. Selanjutnya, Menhub berharap bahwa LRT akan diresmikan oleh Presiden Jokowi pada 18 Agustus 2023 dan kemudian bisa beroperasi secara komersial.
Baca juga: Jelang LRT Jabodebek Beroperasi, Menhub dan Pj Gubernur DKI Lakukan Inspeksi
Menhub mengungkapkan, LRT Jabodebek mampu mengangkut hingga 500 ribu penumpang per hari. Jika itu digabung dengan penumpang KRL Jabodetabek yang menampung sebanyak 1,2 juta penumpang, maka secara total akan ada 1,7 juta penumpang per hari yang diangkut menggunakan kedua angkutan massal tersebut.
“Kami ingin pastikan konektivitas melalui angkutan massal ini dapat dilakukan lebih baik, sehingga masyarakat yang beralih ke angkutan massal semakin banyak. Karena ongkos yang harus dibayar tinggi sekali apabila menggunakan kendaraan pribadi,” ujarnya.
PJ Gubernur DKI Heru Budi Hartono menyampaikan, mendukung penuh pembangunan LRT Jabodebek dalam rangka mengurangi kemacetan di kota Jakarta dan kota di sekitarnya.
"Terima kasih kepada pemerintah pusat dan pak Menhub yang telah membangun LRT Jabodebek. Semoga bisa bermanfaat untuk masyarakat yang bekerja dan beraktivitas di Jakarta dan sekitarnya. Mari kita manfaatkan bersama dan rawat dengan baik hasil karya anak bangsa," ujarnya.
















