Ilustrasi - Angin kencang mengintai wilayah Jakarta, Banten dan Jawa Barat hingga 2 Oktober 2025. BMKG mengimbau warga waspada. (Foto: Pixabay).
JAKARTA, (ERAKINI) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan adanya potensi angin kencang yang dapat melanda wilayah Jakarta, Banten, dan selama periode 29 September hingga 2 . Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
Sebagaimana dilihat dari laman resminya, Minggu (28/9/2025), BMKG telah merilis wilayah dengan peringatan dini cuaca ekstrem hingga 2 Oktober 2025.
Berikut ini wilayah yang berpotensi terjadi angin kencang!
1.Aceh
2.Jakarta
3. Banten
4. Jawa Barat
BMKG juga menetapkan beberapa wilayah dalam status waspada (siaga) terkait potensi hujan lebat hingga sangat lebat, yaitu:
1. Sumatera Selatan
2. Kalimantan Barat
3. Papua Tengah
4. Papua Pegunungan
Menurut BMKG, secara umum, cuaca di berbagai wilayah Indonesia akan didominasi oleh kondisi berawan hingga hujan ringan. Namun, sejumlah daerah diprediksi mengalami peningkatan intensitas hujan, terutama yang berpotensi turun dengan curah sedang hingga lebat.
Adapun wilayah dengan potensi hujan intensitas sedang mencakup!
1. Sumatera: Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Bengkulu, Lampung, dan Kepulauan Bangka Belitung
2. Jawa: Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur
3. Kalimantan: Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, dan Kalimantan Selatan
4. Sulawesi dan sekitarnya: Sulawesi Utara, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah
5. Wilayah timur Indonesia: Maluku, Maluku Utara, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua, dan Papua Selatan
Dalam menghadapi potensi perubahan cuaca yang cepat dan ekstrem, masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap hujan lebat, petir, dan angin kencang yang bisa terjadi sewaktu-waktu, terutama saat beraktivitas di luar ruangan.
“Hindari berteduh di bawah pohon besar, baliho, atau bangunan yang rapuh ketika terjadi hujan deras disertai angin. Waspadai potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, dan banjir bandang, khususnya di wilayah rawan,” kata BMKG.
BMKG menegaskan pentingnya untuk tetap tenang namun siaga, memahami jalur evakuasi di lingkungan masing-masing, dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Perkembangan cuaca, kata BMKG, akan terus diperbarui sesuai data terbaru.