Profil, Karier, dan Perjalanan Politik Hasan Nasbi yang Mundur dari Kepala PCO
Thomas Pulungan
JAKARTA, (ERAKINI) - Hasan Nasbi resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Kepala Komunikasi Kepresidenan (Presidential Communication Office/PCO). Surat pengunduran dirinya telah ditandatangani dan dikirimkan kepada Presiden Prabowo Subianto pada 21 April 2025, namun baru diumumkan secara resmi hari ini, setelah mendapat persetujuan dari Presiden.
Dirangkum dari berbagai sumber, Selasa (29/4/2025), sosok Hasan Nasbi bukan nama baru di dunia politik dan komunikasi nasional. Ia dikenal sebagai pengamat dan konsultan politik yang memiliki rekam jejak panjang dalam mengawal strategi komunikasi politik berbagai tokoh penting di Indonesia.
Hasan Nasbi lahir di Bukittinggi, Sumatera Barat, pada tahun 1979. Ia berasal dari keluarga berdarah intelektual dan religius, dan memiliki hubungan kekerabatan dengan tokoh cendekiawan sekaligus ulama Indonesia, almarhum Buya Syafii Maarif.
Pendidikannya ia tempuh di SMA Negeri 2 Bukittinggi, sebelum kemudian melanjutkan studi ke jurusan Ilmu Politik, Universitas Indonesia (UI). Hasan sempat merintis karier sebagai jurnalis pada periode 2005-2006.
Pada tahun 2006-2008, Hasan menjadi peneliti di Pusat Kajian Politik Universitas Indonesia (Puskapol UI). Pengalamannya di dunia riset politik mendorongnya mendirikan lembaga survei dan konsultan politik Cyrus Network.
Nama Hasan Nasbi mulai melesat secara nasional saat menjadi konsultan politik Joko Widodo (Jokowi) dan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dalam Pilkada DKI Jakarta 2012. Perannya terbukti signifikan dalam kemenangan pasangan tersebut.


















