Saat Jokowi Enggan Ucapkan ‘AMIN’ di Pembukaan Rakernas BKM Kemenag
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI)-Presiden Joko Widodo membuka secara resmi Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Badan Kesejahteraan Masjid (BKM) Kementerian Agama (Kemenag) di Istana Negara, Jl Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (8/11/2023).
Sebelum menabuh gong, tanda dimulainya acara Rakernas, Jokowi menyampaikan arahan kepada ribuan peserta yang hadir di Istana Negara dan melalui virtual di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur.
Ada momen di mana Presiden Jokowi sempat diam, ketika menyampaikan untaian harapan agar kegiatan Rakernas BKM Kemenag dirihai oleh Allah SWT. Presiden Jokowi terlihat ogah mengucapkan Amin, dan menggantinya dengan kata qobul.
AMIN sendiri merupakan jargon untuk pasangan capres-cawapres Anies-Muhaimin di Pilpres 2024. Usai dua tokoh ini maju dan meresmikan jargon AMIN, banyak kalangan ulama menghindari penggunaan kata Amin, khawatir di salah artikan.
“Terakhir saya sekali lagi mengucapkan selamat bekerja kepada seluruh pengurus BKM semoga Allah swt senantiasa meridhoi upaya kita untuk mengembangkan dan menjaga masjid-masjid kita. Qobul,” kata Jokowi di akhir pidatonya.
Sontak para peserta yang hadir tertawa dan bertepuk tangan.
“Nangkep saya nangkep,” sambung Jokowi.
Awalnya, Jokowi bicara soal pengurus BKM baik di pusat maupun di daerah agar aktif dan bersinergi serta berkolaborasi menjaga masjid dari ancaman intoleransi, ekstremisme dan politisasi.
















