Brando Susanto, anggota DPRD DKI Jakarta meninggal dunia saat acara Halal Bihalal DPD PDIP di Jakarta International Velodrome, Jakarta Timur, Minggu (27/4/2025). Ia diduga mengalami serangan jantung. Foto: Ist
Brando Susanto merupakan ketua panitia acara tersebut. Ia awalnya terjatuh saat memberikan sambutan sekitar pukul 13.32 WIB. Ia masih sempat menyapa seluruh kader PDIP yang hadir, sebelum tiba-tiba ambruk.
Kader PDIP yang berada di atas panggung langsung memberikan pertolongan. Brando langsung dievakuasi dari atas panggung untuk dilarikan ke rumah sakit. Petugas medis sempat memberikan pertolongan pertama, namun nyawa Brando tidak tertolong.
Brando merupakan Anggota Komisi C (Bidang Keuangan) DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDIP. Brando dikenal sebagai sosok pekerja keras yang berdedikasi tinggi dalam menjalankan tugasnya sebagai wakil rakyat. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut Brando sebagai contoh teladan yang bekerja hingga akhir hayatnya.
"Kita tidak boleh menyerah dan kita tetap harus bekerja, karena apa yang dilakukan sahabat kita, saudara kita, Brando merupakan contoh bagi kita semua. Bekerja sampai dengan akhir hayatnya," ujar Pramono saat menyampaikan pidato sekaligus mengabarkan meninggalnya Brando.
"Saudara-saudara sekalian. Dalam kesempatan ini, Saya ingin mengucapkan duka yang mendalam, innalillahi wainnailaihi rojiun, sahabat kita, teman kita, ketua panitia kita, yang kita saksikan bersama-sama dalam memberikan sambutan. Saya baru mendapatkan kabar kalau sahabat kita Brando meninggal dunia," ujar Pramono dengan suara bergetar.
Dikutip dari situs resmi DPRD DKI Jakarta, Brando Susanto lahir di Jakarta pada 21 September 1977 dengan agama Katolik. Semasa hidupnya ia dikenal aktif dalam berbagai organisasi, seperti Ketua Himpunan Mahasiswa FISIP Universitas Parahyangan dan Ketua Koperasi Keluarga Besar Mahasiswa Unpar.
Brando juga pernah menjabat sebagai Sekretaris DPC PDIP Jakarta Utara, Ketua DPD Taruna Merah Putih DKI Jakarta, dan Sekjen Perhimpunan Alumni Kolese Kanisius Jakarta. Saat ini
Brando Susanto selama ini dikenal sosok yang ramah. Bagi Fraksi PDIP, Brando merupakan salah satu kader terbaik.
"Kita Kehilangan Kader Terbaik, Anggota DPRD DKI Jakarta, Wakil Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Jakarta Utara, dan Ketua DPD TMP PDI Perjuangan DKI Jakarta, Bapak Brando Susanto. Semangat dan Perjuanganmu akan kami lanjutkan," tulis Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta, di akun Instgaramnya.
Brando Susanto merupakan salah satu pendatang baru di DPRD DKI Jakarta periode 2024-2029. Politikus muda PDIP ini terpilih setelah mendapat dukungan 11.506 suara dari daerah pemilihan (Dapil) 3 Jakarta Utara yang meliputi Kecamatan Penjaringan, Tanjung Priok, dan Pademangan.
Terpilih sebagai wakil rakyat, Brando berkomitmen menuntaskan tiga isu utama. Pertama, perbaikan pelayanan publik. Kedua, perbaikan infrastruktur, khususnya penanganan banjir di Jakarta Utara yang merupakan daerah paling rendah dan muara dari aliran air saat banjir melanda Jakarta.
Ketiga, kebijakan yang berdampak langsung terhadap masyarakat miskin di Jakarta. Menurut dia, perlu kebijakan komprehensif dan berdampak panjang terhadap perekonomian masyarakat miskin di Jakarta Utara.
Brando Susanto termasuk politisi kaya. Dari 15 anggota Fraksi PDIP di DPRD DKI Jakarta, Brando Susanto tercatat sebagai orang terkaya dengan total harta mencapai Rp167,9 miliar berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 15 Maret 2025.