Alumni SMA Taruna Nusantara kembali sukses meraih jabatan akademik tertinggi dalam dunia pendidikan. Dwi Ratmono resmi meraih gelar Profesor dari Universitas Diponegoro (Undip). Foto: Dok FEB Undip
"Segenap sivitas akademika Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro mengucapkan selamat dan sukses atas kenaikan jabatan akademik fungsional dosen sebagai Guru Besar dan Lektor Kepala," tulis akun Instagram Fakultas Ekonomika dan Bisnis Undip, @undip_feb, dikutip Sabtu (3/1/2026).
Undip berharap pencapaian Dwi Ratmono ini semakin memperkuat kontribusi dalam pengembangan keilmuan, peningkatan kualitas pendidikan, serta kemajuan institusi dan dunia akademik secara berkelanjutan.
Prof Dr Dwi Ratmono, SE, Akt, MSi adalah pengajar Administrasi Publik di Universitas Diponegoro yag memiliki latar belakang akademik yang kuat di bidang tata kelola pemerintahan dan keuangan negara. Ia meraih gelar magister dari Universitas Diponegoro dan menyelesaikan pendidikan doktoral di Universitas Gadjah Mada (UGM).
Dengan kualifikasi Venia Legendi di bidang Administrasi Publik, yang merupakan kewenangan akademik untuk mengajar dan mengembangkan disiplin ilmu tersebut, ia aktif berkiprah sebagai Associate Professor. Selain itu, ia juga menjalankan peran sebagai dosen profesional paruh waktu pada Departemen Administrasi Publik Universitas Diponegoro.
Dalam aktivitas pengajarannya, fokus utama diarahkan pada bidang keuangan publik, dengan perhatian khusus pada keterkaitan lintas disiplin, terutama aspek ekonomi negara. Pendekatan interdisipliner tersebut menempatkannya sebagai akademisi yang konsisten mengaitkan teori administrasi publik dengan dinamika kebijakan fiskal dan pengelolaan ekonomi pemerintahan.
Mereka adalah Teuku Faisal Fathani (TN 1), Guru Besar Teknik Sipil UGM yang meraih gelar Profesor pada tahun 2017. Kemudian, Putu Doddy Sutrisna (TN 2), Guru Besar Teknik Kimia Universitas Surabaya, yang meraih gelar Profesor tahun 2023.
Selanjutnya, Enade Perdana Istyastono (TN 5), Guru Besar Analisis Farmasi dan Kimia Medisinal Universitas Sanata Dharma yang meraih gelar Profesor pada tahun 2020. Lalu, Chandra Wahyu Purnomo (TN 6), Guru Besar Functional Materials UGM yang meraih gelar Profesor pada tahun 2023.
Terbaru, Yos Sunitiyoso (TN 4), dikukuhkan sebagai Guru Besar Pemodelan Keputusan Bisnis di Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM) Institut Teknologi Bandung (ITB) pada Juni 2025. Yos Sunitiyoso sekaligus menjadi Profesor pertama alumni SMA Taruna Nusantara dari ITB.