Search

Jokowi soal Quick Count: Ilmiah, tapi Tunggu Hasil Resmi KPU, Ojo Kesusu

JAKARTA, (ERAKINI) - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak masyarakat Indonesia untuk menunggu hasil penghitungan suara resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) terkait hasil Pemilihan Umum (Pemilu) yang beralngsung, Rabu (14/2/2024).

Presiden Jokowi menyampaikan hal itu saat dimintai tanggapannya atas hasil hitung cepat atau quick count sementara Pemilu 2024 yang dilakukan sejumlah lembaga survei, yang menunjukkan keunggulan sementara bagi pasangan Capres-Cawapres nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

"Hasil penghitungan quick count itu adalah metode penghitungan yang ilmiah. Tapi apapun kita harus menunggu hasil resmi dari KPU, jadi sabar. Ojo kesusu, sabar," kata Jokowi usai membuka Indonesia International Motor Show (IIMS) 2024 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (15/2/2024).

Sebagaimana diketahui pemungutan suara Pemilihan Umum 2024 sudah dilakukan di tempat pemungutan suara (TPS) di seluruh Indonesia, Rabu 14 Februari 2024 kemarin.

Berdasarkan hasil hitung cepat sementara oleh sejumlah lembaga survei, pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka sementara memperoleh suara lebih banyak dibandingkan dua kandidat lain yakni Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD.

Salah satunya adalah hasil quick count dari lembaga survei Indikator Politik Indonesia yang dipantau Erakini pada pukul 19.55 WIB, yaitu saat suara yang masuk sebanyak 88,53 persen.

Pasangan Capres-Cawapres nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka unggul dari paslon lain. Prabowo-Gibran memperoleh 57,94 persen suara, paslon nomor urut 1 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Cak Imin) memperoleh suara sebesar 25,54 persen, sementara untuk paslon nomor urut 3 Ganjar Pranowo-Mahfud MD memperoleh suara 16,53 persen.

Sementara itu, pada hasil real count resmi KPU yang dipantau oleh Erakini pada Kamis (15/2/2024) pukul 10.00 WIB, pasangan Prabow-Gibran mengungguli paslon lain.

Dari total data yang masuk dari 337602 tempat pemungutan suara (TPS) atau sebesar 41.01% dari total 823.236 TPS di seluruh Indonesia, Prabowo-Gibran meraih suara tertinggi yaitu dengan perolehan 12.476.925 suara atau 56.11%.

Menyusul di posisi kedua tetap paslon nomor urut 1 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN) dengan perolehan suara 5.459.425 atau 24.55%. Sementara di posisi terakhir yaitu paslon nomor urut 3 Ganjar Pranowo-Mahfud MD dengan perolehan 4.300.835 suara atau 19.34%.