Sa'i Walk and Run Semarakkan Semarang, Dorong Kesiapan Haji yang Paripurna
Abdul Rahman Ahdori
SEMARANG, (ERAKINI) - Menjelang keberangkatan jemaah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi, berbagai upaya persiapan terus digaungkan. Salah satunya melalui kegiatan Sa’i Walk and Run yang digelar di Kota Semarang, Minggu (12/4/2026).
Kegiatan ini diinisiasi oleh Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran akan pentingnya kesiapan menyeluruh bagi calon jemaah haji, tidak hanya secara spiritual, tetapi juga fisik dan material.
Acara diawali dengan salat Subuh berjamaah di Masjid Raya Baiturrahman, dilanjutkan tausiyah singkat. Setelah itu, para peserta memulai jalan sehat menyusuri kawasan Car Free Day Simpang Lima dengan rute hampir 10 kilometer melintasi sejumlah ruas jalan utama kota.
Sekitar 70 peserta yang terdiri dari panitia dan petugas haji turut ambil bagian dalam kegiatan ini, termasuk Dahnil yang hadir langsung. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi soft launching gerakan SA’I Walk and Run yang direncanakan akan digelar serentak di berbagai daerah di Indonesia.
Dalam keterangannya, Dahnil menegaskan bahwa ibadah haji merupakan puncak rukun Islam yang menuntut kesiapan paripurna. Karena itu, generasi haji perlu dibentuk dengan keseimbangan antara kekuatan fisik, kematangan rohani, ketahanan mental, serta kesiapan material.
“Ibadah haji adalah ibadah yang sangat menuntut fisik. Karena itu, pembiasaan hidup sehat seperti olahraga rutin dan pola makan yang baik menjadi penting,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa sekitar 90 persen rangkaian ibadah haji bersifat fisik, sehingga kesiapan jasmani tidak bisa diabaikan. Selain itu, aspek mental dan spiritual perlu diperkuat melalui kedisiplinan ibadah, sementara kesiapan material mencakup perlengkapan pribadi hingga obat-obatan sesuai arahan pembimbing.
















