Kondisi TPS yang ambruk di Kelurahan Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat, akibat hujan yang mengguyur di wilayah Jakarta, Rabu (14/2/2024). Foto: Antara
JAKARTA, (ERAKINI) - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan petugas KPPSPemilu 2024 untuk cepat mengantisipasi hujan lebat yang masih akan melanda DKI Jakarta dan daerah penyangga. Hal ini penting demi keselamatan bersama dan kelancaran pesta demokrasi lima tahunan itu.
Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto mengatakan, hujan lebat masih berpotensi melanda wilayah Jabodetabek hari ini. Hal merujuk pada analisa dinamika atmosfer yang meningkat signifikan.
"Data analisa BMKG melaporkan bahwa sejak 13-14 Februari terjadi perlambatan dan pertemuan angin di bagian Utara Jakarta dan beberapa daerah di sekitarnya yang memperkuat potensi pertumbuhan awan hujan," ujarnya, Rabu (14/2/2024).
Ia menjelaskan, fenomena tersebut membawa dampak curah hujan lebat 170 – 180 mm per hari di DKI Jakarta. Terkhusus Rabu pagi sejak pukul 07.00 WIB, hujan melanda Jakarta Utara, Jakarta Selatan, dan Jakarta Pusat hingga menimbulkan banjir.
Menurut dia, hujan lebat berpotensi berlangsung hingga tiga hari ke depan. Maka itu, semua yang terlibat mulai dari petugas penyelenggara dan warga, diminta untuk mengantisipasinya.
Diketahui, hari ini sejumlah tempat pemungutan suara (TPS) di Jakarta Utara yang terdampak hujan dan satu TPS yang lainnya di Jakarta Pusat. Mulai dari tenda yang ambruk, lokasi tergenang air dan beberapa kota suara juga rusak terkena hujan.
Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Data dan Informasi Bawaslu Jakarta Utara Muhammad Sobirin menegaskan, kondisi tersebut tidak menghalangi kinerja KPU dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).
Para petugas tersebut dapat merelokasi TPS yang terdampak,misalnya memanfaatkan ruang kelas sekolah sebagai solusi tempat pemungutan suara yang rusak akibat banjir.
“Sudah kami koordinasikan dengan pemerintah kota, bahwasannya, ini situasi darurat karena banyak TPS yang tak dapat digunakan,” tandasnya dilansir Antara.
BPBD DKI sebelumnya melaporkan sejumlah wilayah di Jakarta terendam banjir pada hari H pemungutan suara Pemilu 2024. "Kami mencatat terjadi peningkatan genangan dari tiga RT menjadi tujuh RT atau 0,022 persen dari 30.772 RT di Jakarta," ujar Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji dalam keterangannya.
Isnawa menjelaskan, Menurut dia penyebab banjir dan genangan lantaran hujan yang melanda wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya pada Selasa (13/2/2024) hingga Rabu (14/2/2024) pagi.
BPBD DKI Jakarta sudah melakukan pemantauan dan pengawasan tempat pemungutan suara (TPS) untuk memastikan pemilu berjalan lancar meskipun kondisi cuaca sedang tidak bersahabat.