Gempa 5.0 M Guncang Maluku Barat Daya
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI)-Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan, terjadi gempa berkekuatan magnitudo 5,0 di wilayah pantai barat daya Maluku Barat Daya akibat adanya aktivitas subduksi Laut Banda.
"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat adanya aktivitas subduksi Laut Banda," kata Kepala Pusat Gempa bumi dan Tsunami BMKG Daryono di Jakarta, Selasa (1/8/2023).
Menurut Daryono episenter gempa bumi terletak pada koordinat 7,82 Lintang Selatan (LS) dan 128,24 Bujur Timur (BT), atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 61 km arah timur laut Maluku Barat Daya, Maluku, pada kedalaman 109 km.
"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme mendatar-naik (oblique thrust fault)," tuturnya.
Ia menambahkan hasil pemodelan juga menunjukkan gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami. Adapun skala intensitas III MMI (Modified Mercally Intensity), artinya getaran dirasakan nyata dalam rumah, terasa getaran seakan akan truk berlalu.
Gempa itu juga dirasakan di daerah Moa Lakor, Maluku Barat Daya, dengan skala intensitas II-III MMI (getaran dirasakan nyata dalam rumah, terasa getaran seakan akan truk berlalu).
"Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut," katanya.
















