Marsekal Muda (Marsda) TNI Jorry S Koloay (kanan) resmi menjabat Komandan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Udara (Danseskoau). KSAU Marsekal TNI M Tonny Harjono memimpin langsung upacara serah terima jabatan di Lapangan Seskoau, Lembang, Bandung, Senin (11/8/2025). Foto: Dok KSAU
Civitas akademika Seskoau menyambut hangat dan bangga kedatangan komandan baru itu. Dalam amanatnya, KSAU menegaskan bahwa Seskoau memiliki peran strategis sebagai lembaga pendidikan pengembangan umum tertinggi di lingkungan TNI AU.
Selain membekali perwira dengan ilmu operasi udara dan strategi pertahanan, Seskoau juga dituntut melahirkan pemimpin militer yang berintegritas, berpikir strategis, serta mampu membangun sinergi lintas matra.
KSAU menekankan perlunya transformasi pendidikan agar adaptif terhadap kemajuan teknologi militer dan dinamika lingkungan strategis global. KSAU memberikan tiga arahan utama kepada
Marsda Jorry.
Ketiga pesan itu, yaitu mengembangkan sistem pendidikan yang inovatif, menumbuhkan budaya akademik yang inklusif dengan berlandaskan nilai kebangsaan, serta memperkuat pemikiran strategis yang relevan dengan tantangan masa depan.
Dirangkum Erakini, Selasa (12/8/2025), Marsda Jorry lahir pada 3 Januari 1971. Ia dikenal sebagai sosok yang memiliki rekam jejak gemilang, baik di bidang akademik maupun militer.
Marsda Jorry sebelumnya mengemban jabatan Kepala Pusat Pengkajian Strategis Penelitian dan Pengembangan TNI (Kapusjianstralitbang TNI).
Perwira bintang dua ini tercatat sebagai lulusan terbaik Pendidikan Reguler Sekolah Staf dan Komando TNI Angkatan XLII pada 14 Desember 2015. Di bidang akademik, ia juga meraih gelar doktor dari Sekolah Kajian Stratejik dan Global Universitas Indonesia dengan predikat Cum Laude pada 21 Desember 2024.
Disertasinya berjudul “Kebijakan Keamanan Penerbangan Nasional: Studi Tentang Kerjasama Sipil-Militer Guna Mewujudkan Keamanan Penerbangan di Wilayah Papua” menjadi kontribusi penting dalam pengembangan kebijakan keamanan penerbangan di Indonesia.
Latar Belakang Pendidikan
Perjalanan pendidikannya dimulai di SD Labor IKIP Manado (lulus 1983), dilanjutkan ke SMP Labor IKIP Manado (1986), dan SMA Negeri 1 Manado (1989).
Ia kemudian masuk Akademi Angkatan Udara dan lulus pada 1992 sebagai penerbang tempur. Di pendidikan tinggi, Jorry meraih gelar sarjana Ilmu Pemerintahan dari Universitas Terbuka (2014), lalu gelar magister Strategi Kampanye dan Militer dari Universitas Pertahanan.
Dalam karier militernya, Jorry telah mengikuti berbagai pendidikan dan pelatihan penting, di antaranya:
- Sekolah Dasar Kecabangan (1993)
- Sekolah Penerbang TNI AU (1995)
- Kursus Perwira Keselamatan Terbang dan Kerja (1998)
- Kursus Intensif Bahasa Inggris (1999)
- Kursus Tenaga Pengajar Akademis (2012)
- Kursus Peningkatan Keterampilan Dasar Instruksional (2013)
- Pendidikan Kursus Perwira Sistem Pertahanan Udara Nasional (2018).
Selain kiprahnya di bidang akademik dan militer, Jorry juga berprestasi dalam olahraga menembak. Dalam perlombaan menembak pada peresmian Lapangan Tembak Eksekutif Mohamad Sugeng di Lanud Sulaiman, 5 November 2023, ia meraih Juara 2 kelas Pati Eksekutif 20M, dan Juara 1 kelas Duel Falling Plate Non Optik.
Dengan rekam jejak pengalaman operasi dan akademik yang luas, serta prestasi yang konsisten, Marsda Jorry diharapkan mampu membawa Seskoau semakin maju sebagai pusat pendidikan militer udara yang unggul, adaptif, dan berkelas dunia.