Kisah Naufal Setyo, Calon Ilmuwan yang 3 Kali Ikut Seleksi Catar Akpol
Thomas Pulungan
SEMARANG, (ERAKINI) - Naufal Setyo Hema Wiratama sudah dua kali gagal lolos seleksi calon taruna (Catar) Akademi Kepolisian (Akpol). Kini ia kembali berjuang mengikuti seleksi Catar Akpol 2024.
“Ini ketiga kalinya. Tahun pertama dan kedua saya gugur di tingkat panda, mungkin karena jasmani saya kurang,” ucap Naufal sai mengikuti tes Pemeriksaan Penampilan (Rikpil) seleksi tingkat pusat taruna Akpol di Gedung Serbaguna Akpol, Semarang, Jawa Barat (Jabar), Kamis (25/7/2024).
Catar Akpol asal pengiriman Polda Jawa Barat (Jabar) ini semasa sekolah di SMA 3 Bogor, Jawa Barat (Jabar), kerap menyabet juara lomba sains.
Beberapa kompetisi sains di antaranya Medali Emas Young Scientist Competition 2019 Kategori Komputer Sains Tingkat Nasional, Juara II National Innovation Project Institut Teknologi Surabaya (ITS) Kategori Rekayasa Tekologi Tingkat Nasional, dan Juara III Tingkat Nasional Olimpiade Indonesia Science Project 2021 Kategori Rekayasa Teknologi
Berbekal ilmunya itu ia bercita-cita menciptakan teknologi yang membantu tugas-tugas kepolisian dalam melayani masyarakat.Salah satunya drone untuk mendistribusikan obat dan barang-barang ke wilayah tertinggal, terdepan dan terluar.
“Saya berharap ke depan, skill yang saya punya bisa dibaktikan untuk Polri, dan Polri untuk masyarakat karena lingkupnya nasional. Saya berharap pengetahuan teknologi yang saya miliki ke depan bermanfaat bagi masyarakat,” terang dia.
“Konkretnya, untuk penelitian di bidang teknologi, saya punya impian merancang drone untuk distribusi obat atau barang yang dibutuhkan dalam waktu segera mungkin untuk daerah 3T," ucapnya.
















