Kemenag: Sebanyak 27 Jemaah Meninggal di Mina
Fajar WH
MAKKAH, (ERAKINI) - Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag, Hilman Latief mengungkap, pada musim haji tahun ini tercatat 295 jemaah hajinya dibadalkan.
Jemaah yang dibadalhajikan ini adalah jemaah yang tidak mampu melanjutkan ibadah hajinya, yakni karena sakit ataupun wafat.
"Jemaah haji yang dibadalkan sebanyak 295 jemaah dengan rincian 9 jemaah tunggakan tahun lalu, 9 jamaah wafat di Embarkasi, 115 jamaah wafat di Arab Saudi, 119 jamaah sakit dI RS Saudi, dan 43 jamaah sakit yang dirawat di KKHI," ujar
Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag, Hilman Latief, di Makkah, Rabu (19/6/2024) malam.
Data tersebut diberikan Hilman saat dirinya melaporkan penyelenggaraan ibadah haji acara "Menteri Agama Menyapa dan Mengapresiasi PPIH Arab Saudi" di Makkah, Rabu (19/6/2024) malam.
Hilman juga mengungkap, hingga kemarin ada sembilan jemaah haji yang wafat saat di Arafah.
Sementara saat di Mina, berdasarkan data yang diterima, ada 27 jemaah yang meninggal dunia.
Puncak haji dimulai sejak 8-13 Zulhijjah atau 13-19 Juni 2024.
Hingga Rabu (19/6/2024) malam, seluruh jemaah haji telah bergeser dari Mina menuju hotelnya masing-masing.
Para jemaah haji ini selanjutnya akan melaksanakan Thawaf Ifadah, rukun haji lainnya di Masjidil Haram.
"Hari ini seluruh jamaah haji Indonesia kembali ke hotelnya masing-masing untuk kemudian di hari beikutnya akan melaksanakan tawaf ifadah untuk penyempurnaan haji," kata Hilman.

















