550 Lebih Jemaah Haji Meninggal di Makkah Akibat Sengatan Panas
Akhmad Baihaqi Arsyad
MAKKAH, (ERAKINI) – Lebih dari 550 jemaah haji telah meninggal selama ibadah haji 2024 di tengah sengatan suhu yang sangat panas tahun ini. Dilansir dari The Guardian, Kamis (20/6/2024), setidaknya 320 orang yang tewas adalah warga Mesir yang mana sebagian besar dari mereka menderita penyakit yang berhubungan dengan panas.
Para pejabat Saudi juga melaporkan bahwa lebih dari 2.000 orang dirawat karena tekanan panas. Hal itu disampaikan oleh 2 diplomat Arab yang mengoordinasikan tanggapan negara mereka kepada AFP.
“Semua dari mereka [warga Mesir] meninggal karena kepanasan. Kecuali satu orang yang menderita luka fatal dalam kerumunan kecil,” kata salah seorang diplomat, seraya menambahkan bahwa jumlah total tersebut berasal dari kamar mayat rumah sakit di lingkungan Al-Muaisem di Makkah.
Setidaknya 60 warga Yordania tewas, kata para diplomat, naik dari penghitungan resmi sebanyak 41 orang yang diumumkan pada Selasa sebelumnya oleh Amman. Kematian baru ini menjadikan total kematian yang dilaporkan sejauh ini oleh beberapa negara menjadi 577, menurut penghitungan AFP.
Para diplomat mengatakan total jenazah di kamar mayat di Al-Muaisem, salah satu kamar mayat terbesar di Makkah, adalah 550 orang.
Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Mesir pada hari Selasa (18/6/2024) mengatakan bahwa Kairo bekerja sama dengan pihak berwenang Saudi dalam operasi pencarian warga Mesir yang hilang selama haji.
Meskipun pernyataan kementerian mengatakan “sejumlah kematian” telah terjadi, pernyataan tersebut tidak menyebutkan secara spesifik apakah warga Mesir termasuk di antara mereka.
Pihak berwenang Saudi telah melaporkan merawat lebih dari 2.000 jemaah yang menderita tekanan panas namun belum memperbarui angka tersebut sejak Minggu dan belum memberikan informasi mengenai korban jiwa.


















