213 Pelajar di Bogor Keracunan Makan Bergizi Gratis, Begini Respons BGN
Thomas Pulungan
JAKARTA, (ERAKINI) - Badan Gizi Nasional (BGN) memberikan respons serius terkait insiden keracunan yang menimpa 213 pelajar di Bogor, Jawa Barat. Kejadian tersebut diduga berasal dari konsumsi makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan pemerintah.
Deputi Bidang Sistem dan Tata Kelola BGN, Tigor Pangaribuan, menyampaikan bahwa pihaknya langsung mengambil langkah cepat untuk menyelidiki sumber keracunan tersebut. Salah satu tindakan awal yang dilakukan adalah pengujian laboratorium terhadap sampel bahan makanan dan makanan jadi yang disajikan dalam program MBG.
"Jika terjadi seperti ini kami itu biasa langsung ambil tindakan. Satu, cek sampel makanannya, benar enggak? Ini valid enggak? Memang benar dari makanannya gitu kan. Sampel makanan selalu ada," ujar Tigor dalam keterangan tertulis dikutip, Selasa (13/5/2025).
Menurutnya, jika ditemukan bukti yang menunjukkan bahwa bahan makanan yang digunakan, seperti ikan tongkol misalnya, dalam kondisi tidak layak, maka BGN akan memberikan teguran keras kepada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang bertanggung jawab.
Tak hanya itu, BGN juga akan bertanggung jawab penuh terhadap para korban . "Kemudian yang kedua, yang menjadi korban, diberikan asuransi untuk membayar biaya kesehatannya. Kita bekerja sama dengan Puskesmas (menanggung) seluruh biaya pengobatan itu oleh ," tambahnya.
















