Jawaban Dedi Mulyadi dan Dede yang Didesak Minta Maaf oleh Iptu Rudiana
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) - Kuasa hukum Iptu Rudiana mendesak Dede dan Dedi Mulyadi meminta maaf karena dinilai telah mencemarkan nama baik dan menyebarkan hoax terkait kasus pembunuhan Vina Cirebon.
Menanggapi hal itu, Dedi Mulyadi menceritakan secara kronologis kedatangan Dede kepadanya untuk memberikan keterangan yang membuat jagat media sosial viral.
“Pertama, kakaknya Dede datang ke rumah saya minta bertemu minta tanpa adanya rekaman apapun, saya bersedia. Setelah kakaknya menyampaikan, saya tanya Dede nya di mana?” tutur Dedi.
Mantan Bupati Purwakarta tersebut mengaku telah berbincang dengan kakaknya Dede langsung cepat untuk meminta Video Call dengan Dede. Ternyata Dede sedang kerja sebagai kuli di BSD, Tangerang. Mengetahui hal itu, Dedi Mulyadi meminta tim nya jemput Dede.
Enggak usah takut urusan kuli, Dede tenang saja, ketemu saya,” ucap Dedi Mulyadi. Ketika momen pertama kali bertemu, Dedi langsung merekam obrolan dengan Dede tanpa rekayasa.
Lalu Dedi Mulyadi yang dipertanyakan kapasitasnya dalam membuat investigasi kasus Vina Cirebon ini, ia hanya ingin mengetahui apa yang terjadi.
Karena menurut Dedi, awal mula cerita ini menjadi pembunuhan adalah orang yang kesurupan mengaku dirasuki arwah almarhumah Vina. Kekesalan kepada penyidik pun tidak menghadirkan orang yang kesurupan dalam BAP.

















