Kerusakan rumah warga dan pohon tumbang akibat angin kencang di Kabupaten Bulukumba, Sabtu (15/11/2025). (Foto: BPBD Kabupaten Bulukumba).
JAKARTA, (ERAKINI) – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan rangkaian kejadianbencana yang terjadi di Indonesia sepanjang periode 15–16 November 2025, pukul 07.00 WIB. Dua fenomena utama yang mendominasi laporan adalah dan yang melanda sejumlah wilayah.
Hal itu disampaikan oleh Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari, sebagaimana siaran resmi dilansir Erakini dari laman resmi BNPB, Senin (17/11/2025). Berikut ini rincian benjaca pertengahan November 2025!
1. Angin Kencang Hantam Bulukumba, Sulawesi Selatan
Hujan deras disertai angin kencang menerjang lima kecamatan di Kabupaten Bulukumba pada Sabtu (15/11/2025). Dampaknya cukup signifikan di antaranya 1 unit rumah rusak berat, 1 bengkel mobil rusak berat, 2 unit mobil mengalami kerusakan beratdan7 rumah rusak ringan. Tim BPBD Bulukumba bersama unsur gabungan bergerak cepat melakukan pembersihan material pohon tumbang di berbagai titik.
2. Atap Rumah dan Kos Rusak di Morowali, Sulawesi Tengah
Di hari yang sama, angin kencang juga terjadi di Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali. Material atap seng dari tiga rumah dan empat kos-kosan terlepas dan rusak. Tidak ada korban jiwa dilaporkan. BPBD Morowali melakukan pembersihan puing dan memastikan situasi kembali terkendali.
3. Pohon Tumbang di Permukiman Banyuwangi
Di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, hujan lebat pada Jumat (14/11/2025) memicu pohon tumbang yang menimpa rumah warga dan menutup akses jalan. BPBD Banyuwangi menuntaskan pembersihan lokasi dan memastikan jalur kembali dapat digunakan pada Sabtu (15/11/2025).
4. Puluhan Rumah di Lamongan Terdampak Angin Kencang
Masih di Jawa Timur, Kecamatan Sugio Kabupaten Lamongan juga terdampak angin kencang pada Jumat (14/11/2025). Kerusakan yang dilaporkan meliputi 12 rumah rusak ringandan23 rumah rusak sedang.BPBD Lamongan telah menyalurkan bantuan logistik sementara penanganan rumah terdampak terus berlanjut.
5. Banjir Rendam Pangandaran, Jawa Barat
Hujan deras di wilayah hulu sungai memicu banjir di Kecamatan Paherang, Kabupaten Pangandaran pada Sabtu (15/11/2025). Sebanyak 165 unit rumah terendam dengan ketinggian air bervariasi antara 20–80 cm. BPBD setempat mengevakuasi warga, mengerahkan perahu karet, serta memberikan bantuan logistik. Hingga Minggu (16/11), tinggi muka air dilaporkan masih fluktuatif.
Mengacu pada prakiraan cuaca periode 16–18 November 2025, sebagian besar wilayah Indonesia berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang. Pantauan cuaca Sabtu (15/11/2025) juga menunjukkan pola serupa di banyak wilayah.
BNPB mengingatkan pemerintah daerah dan masyarakat untuk memperkuat kewaspadaan menghadapi potensi cuaca ekstrem di antaranya memperketat pemantauan lapangan, memastikan saluran drainase dan tanggul berfungsi optimal dan menyiagakan personel serta peralatan penanganan darurat.
Sementara untuk masyarakat, BNPB mengimbau agar menghindari zona rawan seperti bantaran sungai, pohon besar, dan lereng curam. Kemudian, masyarakat diimbau segera lakukan evakuasi jika hujan lebat berlangsung lebih dari satu jam serta tetap waspada terhadap tanah labil dan potensi longsor.