PBNU Kukuhkan Keputusan Konsultasi Syuriyah–Mustasyar, Islah Dinyatakan Tuntas
Thomas Pulungan
JAKARTA, (ERAKINI) — Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) melalui Rapat Pleno yang dipimpin oleh Rais Aam PBNU, KH Miftachul Akhyar, secara resmi mengukuhkan Keputusan Rapat Konsultasi Syuriyah dengan Mustasyar yang telah diselenggarakan di PP Lirboyo pada 25 Desember 2025.
Dalam Rapat Pleno tersebut, PBNU memutuskan memulihkan kembali KH Yahya Cholil Staquf sebagai Ketua Umum PBNU. “Iya, betul. Kepemimpinan PBNU kembali ke formasi awal sebagaimana Keputusan Muktamar ke-34 NU di Lampung,” ujar Katib Aam PBNU KH Sais Asrori.
Selain itu, Rapat Pleno PBNU juga memutuskan bahwa Muktamar Nahdlatul Ulama akan dilaksanakan pada bulan Juli atau Agustus 2026. Sebelum pelaksanaan Muktamar, PBNU akan terlebih dahulu menyelenggarakan Musyawarah Nasional (Munas) dan Konferensi Besar (Konbes) sebagai tahapan konstitusional yang lazim dan diamanatkan dalam tradisi organisasi NU.
Keputusan-keputusan tersebut menegaskan bahwa seluruh dinamika internal yang berkembang sebelumnya telah diselesaikan melalui jalur musyawarah, kebijaksanaan para masyayikh, serta mekanisme organisasi yang sah. Dengan pengukuhan ini, PBNU menyatakan bahwa proses Islah telah tuntas dan selesai secara organisatoris.
















