NU Care-LAZISNU Dorong Materi Madrasah Amil Berstandar SKKNI
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) - NU Care-LAZISNU Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mendorong agar materi Madrasah Amil sesuai dengan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Karena itu, sebelum hal tersebut terwujud NU Care-LAZISNU menyajikan materi-materi Madrasah Amil yang yang telah memenuhi standar seperti PSAK 409..
“Madrasah Amil Virtual (MAV) ini sebagai asupan tambahan saja, karena waktu satu jam dua jam saja tidak akan cukup kalau untuk penyampaian materi sepenting ini. Dan kita harapkan di lain waktu, karena kita sedang mengurus sertifikasi profesi ke BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi). Jadi Madrasah Amil kita nanti, materinya distandarkan sesuai dengan SKKNI,” kata Manajer Penyaluran dan Pemberdayaan LAZISNU PBNU H Ending Syarifuddin saat memberikan sambutan pada acara Madrasah Amil Virtual yang digelar NU Care-LAZISNU, Sabtu (23/3/2024).
Ia menuturkan, materi PSAK 409 yang disampaikan pada kegiatan tersebut merupakan upaya memberikan pengetahuan tambahan dalam rangka mendorong amil LAZISNU di seluruh Indonesia mendapatkan informasi detail tentang perubahan PSAK 409. Menurut H Ending, pihaknya akan memfasilitasi seluruh amil di NU Care-LAZISNU mendapatkan akses pengetahuan tentang PSAK 409 yang lebih rinci lagi dalam agenda Madrasah Amil yang akan digelar di luar bulan Ramadhan.
“Di lain waktu di luar bulan Ramadhan kita akan siapkan, setelah LSP kita sudah selesai. Kita akan buat kembali Madrasah Amil yang di tahun-tahun periode sebelumnya sudah dilaksanakan, tapi sekarang disesuaikan standar SKKNI sehingga seluruh Amil zakat kita itu nanti tersertifikasi sesuai standar kompetensi profesi nasional kita,” ujarnya.
Sebagai informasi, SKKNI merupakan rumusan kemampuan kerja yang mencakup aspek pengetahuan, keterampilan, dan/atau keahlian serta sikap kerja yang relevan dengan pelaksanaan tugas dan syarat jabatan yang ditetapkan.















