Ilustrasi - Peringatan cuaca 12–13 Oktober 2025: BMKG menyebut bahwa Bogor rawan hujan deras, sementara wilayah lainnya relatif aman. (Foto: Istockphoto)
JAKARTA, (ERAKINI) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali mengeluarkan peringatan dini terkait kondisi cuaca di Indonesia untuk dua hari ke depan, Minggu hingga Senin (12–13 Oktober 2025). Berdasarkan analisis terkini, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi turun di sejumlah wilayah Tanah Air, sementara mayoritas area Jabodetabek diperkirakan cerah atau tidak terdampak hujan signifikan.
Dalam laporan resmi yang dibagikan melalui kanal informasi publik dan media sosial @infobmkg, Kabupaten Bogor menjadi satu-satunya wilayah di kawasan Jabodetabek yang masuk kategori waspada hujan sedang–lebat. Sedangkan Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi diprediksi tetap kering tanpa gangguan cuaca berarti.
BMKG mengingatkan bahwa sejumlah daerah di luar Jabodetabek berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat pada hari Minggu (12 Oktober 2025), antara lain:
- Pulau Sumatera: Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatera Selatan, dan Bangka Belitung
- Pulau Jawa dan Bali: Banten, DKI Jakarta (sebagian), Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, dan Bali
- Kalimantan: Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Utara
- Sulawesi dan sekitarnya: Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara
- Kawasan Timur Indonesia: Maluku, Maluku Utara, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua Selatan, serta Papua Barat Daya
Sementara itu, dua daerah mendapat status waspada tinggi atau "siaga" akibat potensi hujan sangat lebat, yaitu Bengkulu dan Kalimantan Barat. Hal ini mengindikasikan peningkatan risiko banjir, tanah longsor, dan bencana hidrometeorologi lainnya.
Cuaca Senin 13 Oktober 2025: Mayoritas Wilayah Masih Berpeluang Diguyur Hujan
Memasuki hari Senin (13/10/2025), pola cuaca diperkirakan tidak banyak berubah. BMKG menyebut bahwa hujan sedang–lebat masih mungkin terjadi di wilayah:
- Sumatera: Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, dan Bengkulu
- Jawa dan Nusa Tenggara: Banten, Jawa Barat, dan NTT
- Kalimantan: Kalimantan Barat, Tengah, Timur, dan Selatan
- Sulawesi dan kawasan timur: Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku, Maluku Utara, serta berbagai wilayah Papua
Kendati demikian, tidak ada wilayah yang terindikasi akan mengalami hujan ekstrem atau cuaca sangat buruk selama periode ini, menurut keterangan resmi BMKG.
Melalui unggahannya, BMKG menegaskan bahwa kewaspadaan dan kesiapan masyarakat menghadapi cuaca ekstrem adalah kunci utama untuk mengurangi dampak bencana, terutama menjelang puncak musim hujan. Menurut BMKG, kesiapsiagaan adalah kunci dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi dan cuaca ekstrem.
Masyarakat diimbau untuk memantau pembaruan informasi cuaca secara berkala, menghindari aktivitas luar ruangan saat hujan deras, serta memperhatikan potensi genangan dan longsor di daerah rawan.