Pengamat: Ada Potensi Pelambatan Ekonomi Jelang Pemilu 2024
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI)-Pengamat hukum bisnis dan perdagangan internasional Ariawan Gunadi menilai pelaksanaan Pemilu 2024, yang lancar dan aman, menjadi kunci untuk tetap menjaga kepercayaan investor.
"Kalau kita lihat ini pemilu semuanya lancar, efektif, semuanya smooth, pergantian pemimpin akan oke, nanti lambat laun akan bergerak naik investasinya," katanya di Jakarta, Jumat (8/12/2023).
Ariawan menuturkan kinerja investasi akan sangat terpengaruh oleh stabilitas di bidang hukum. Oleh karena itu, menurutnya wajar jika hajatan pesta demokrasi pemilu akan mempengaruhi perspektif para investor.
"Karena, dengan tahun politik yang ada, kemungkinan investor akan menahan, menunggu perkembangan terkini," katanya.
Oleh karena itu, ia berpendapat akan ada potensi perlambatan ekonomi pada momentum pergantian kepemimpinan tahun 2024 mendatang.
Untuk bisa menggenjot aliran investasi pada tahun politik 2024, Ariawan menegaskan perlu ada perbaikan tata kelola pemerintahan.
Ia juga mengingatkan jangan sampai masalah hukum yang melibatkan pejabat negara menggoyahkan kepercayaan investor.
Kondisi politik yang kondusif juga dinilai jadi kunci membangkitkan kepercayaan investor. Demikian pula koordinasi yang erat dan perizinan yang mudah perlu ditingkatkan untuk bisa mempermudah investor menanamkan modal di tanah air.
"Integrasi antarkementerian juga penting untuk mendulang investasi yang baik dari asing ke Indonesia. Lalu, permudah perizinan, ketika asing masuk, permudah kesempatan berkarya orang lokal, kombinasi sama asing, sehingga kolaborasi antara kita dengan negara lain lebih mudah," kata Guru Besar Universitas Tarumanagara itu.
Sebelumnya, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia berkali-kali menyampaikan bahwa tren investasi tetap tumbuh meski Indonesia memasuki tahun politik.


















