Brigjen TNI Dwi Sasongko masuk dalam gerbong mutasi dan rotasi jabatan besar-besar terbaru yang dilakukan Panglima TNI. Dwi Sasongko kini menjabat Staf Khusus KSAD. Foto: Ist
JAKARTA, (ERAKINI) - Brigjen TNI Dwi Sasongko masuk dalam gerbong dan jabatan besar-besar terbaru yang dilakukan . Dwi Sasongko kini menjabat Staf Khusus Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD).
Mutasi itu tertuang dalam Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/1102/VIII/2025 tertanggal 15 Agustus 2025. Dalam SK terbaru Panglima tersebut, terdapat total 414 perwira TNI yang masuk dalam daftar mutasi dan rotasi.
Dilihat dari salinan SK Panglima TNI, Rabu (20/8/2025), Dwi Sasongko yang saat ini menjabat Wakil Asisten Latihan Kepala Staf Angkatan Darat (Waaskat KSAD) Bidang Kerja Sama Militer (Kermamil), diangkat meniadi Staf Khusus KSAD. Dwi Sasongko dipersiapkan untuk mengikuti Pendidikan Pemantapan Pimpinan Nasional (Dik P3N) XXV Tahun 2025 Lemhanas.
Brigjen Dwi Sasongko merupakan alumni SMA Taruna Nusantara tahun 1995 (TN 3). Ia satu angkatan dengan Mayjen Mohammad Imam Gogor Agnie Aditya yang saat ini menjabat Kepala Sekolah (Kasek) SMA Taruna Nusantara Magelang.
Dwi Sasongko adalah Lulusan Terbaik atau penerima Adhi Makayasa Akademi Militer (Akmil) 1998 yang berasal dari kecabangan korps Infanteri. Dwi Sasongko lahir di Tulungagung, Jawa Timur, pada 30 November 1976.
Perjalanan karier militer Dwi terbilang cukup panjang. Sebelum menyandang pangkat Brigjen TNI seperti sekarang, ia telah melalui perjalanan panjang.
Karier militernya ditempa dalam berbagai penugasan. Setelah lulus Akmil, ia dipercaya menjadi Komandan Peleton (Danton) di sejumlah satuan, mulai dari Yontar Akmil (2000–2001), hingga Yonif Para Raider 502/Divif 2 Kostrad (2001–2004).
Kariernya perlahan menanjak. Setelah 16 tahun berdinas, Dwi akhirnya mencapai pangkat Letnan Kolonel (Letkol) saat dipercaya menjabat sebagai Komandan Batalyon Infanteri 305 Para Raider/17/1 Kostrad pada 2014.
Dari sana, jalan kariernya semakin terbuka. Ia pernah memimpin Satgas RDB/Konga XXXIX-A di Kongo (2018–2019), menjabat Asisten Operasi Kasdam Iskandar Muda (2020–2021), Wakil Komandan Rindam VI/Mulawarman (2021–2022), hingga dipercaya menjadi Koorspri KSAD (2022–2023).
Pengabdiannya terus berlanjut dengan posisi strategis lain, termasuk sebagai Paban VI/Kermalat Non ASEAN Slatad (2023). Puncaknya, pada April 2023, Dwi mendapat kenaikan pangkat menjadi Brigadir Jenderal (Brigjen). Ia kemudian dipercaya memimpin Resimen Taruna (Danmentar) Akmil hingga Juli 2024.