Tanggapi Perubahan Nama Koalisi Prabowo, PKB: Koalisi Semakin Tidak Jelas
Akhmad Baihaqi Arsyad
JAKARTA, (ERAKINI) – Nama koalisi partai pendukung Prabowo Subianto yang semula Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) kini berubah menjadi Koalisi Indonesia Maju (KIM). Ketua DPP PKB, Daniel Johan menanggapi atas perubahan nama koalisi tersebut.
"Koalisi semakin tidak jelas, perubahan nama dilakukan secara mendadak tanpa dilakukan rembuk bersama PKB," katanya saat diskusi publik di Tangerang Selatan, Banten, Rabu (31/8/2023).
Perubahan nama koalisi yang mendadak itu, kata dia, membuat PKB kaget. Padahal kesepakatan PKB bersama Gerindra dalam bentuk piagam deklarasi KKIR, sampai saat ini belum dicabut. Sementara itu KIM belum mempunyai dokumen kesepakatan atau piagam deklarasi sampai saat ini.
"Tidak apa perubahan nama, asalkan kunci kesepakatan ada di kedua ketua partai yakni Gerindra dan PKB," katanya menegaskan.
Sebelumnya, PKB-Gerindra menyepakati dibentuknya KKIR. Namun, setelah bergabungnya Partai Golkar dan PAN, Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto mengumumkan nama baru koalisi yakni Koalisi Indonesia Maju (KIM).
Perubahan nama koalisi menjadi KIM diumumkan oleh Prabowo Subianto di Jakarta, Senin (28/8/2023) malam. Menanggapi pengumuman itu, Ketua Umum Muhaimin Iskandar menegaskan akan lapor ke partai bahwa perkembangannya sudah berubah.
















