Terkait Nama Baru Koalisi Prabowo, PKB: Ya Sayonara
Akhmad Baihaqi Arsyad
JAKARTA, (ERAKINI) – Pergantian nama koalisi Prabowo Subianto menjadi Koalisi Indonesia Maju (KIM) melahirkan polemik baru. Pihak PKB mengaku kaget atas pergantian nama tersebut karena merasa tidak ada diskusi mengenai hal tersebut sebelumnya.
Wakil Sekjen PKB Syaiful Huda menilai, pergantian nama koalisi otomatis membubarkan koalisi yang PKB-Gerindra bentuk sebelumnya yaitu Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) yang usianya baru belasan hari.
"Artinya KKIR dibubarkan oleh Pak Prabowo. Dan di saat pengumuman tadi malam, Pak Prabowo umumkan nama koalisi baru, ya artinya sayonara KKIR yang berumur satu tahun 15 hari," ucapnya.
Ia mengaku kaget saat bakal calon presiden (Bacapres) Prabowo mengumumkan secara resmi pergantian nama koalisi tersebut di Hari Ulang Tahun (HUT) PAN di Hotel Sultan Jakarta, Senin (28/8/2023) malam.
Saat itu, Huda turut menjadi salah satu orang yang mendampingi Ketum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) di Hari Ulang Tahun (HUT) PAN tersebut. Adapun koalisi Pro Prabowo kini diisi Gerindra, PKB, PAN, dan Golkar.
Huda mengungkapkan, saat itu Cak Imin dibisiki soal rencana pengumuman nama baru koalisi ketika tiba di area HUT PAN tersebut. Prabowo menyampaikan kepada Cak Imin bahwa sebelum Cak Imin datang sempat ada obrolan sebentar tentang rencana mengumumkan nama koalisi baru.
"Pas malam harinya itu, kita datang ke sana. Terus Gus Imin dibisiki oleh Pak Prabowo, disampaikan bahwa, ini tadi sempat ada obrolan sebentar, rencana akan kita umumkan terkait dengan koalisi baru ini. Dadak banget," ucap Syaiful huda.
PKB menganggap KKIR telah bubar. Karena itu, PKB akan membahas secara internal bagaimana PKB akan menyikapi KIM.
"Seperti yang disampaikan Gus Imin, soal koalisi baru akan kita bawa ke rapat DPP nanti, dibahas koalisi baru ini. Istilahnya, Ketua Umum Gus Imin akan laporkan ke DPP, akan dibahas di dalam rapat DPP," katanya.
Sebelumnya, pada Senin (28/8/2023), Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar mengaku akan melaporkan ke partai terkait perubahan nama koalisi pendukung Prabowo Subianto yang mulanya Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) menjadi Koalisi Indonesia Maju.

















