Mengenal Komcad Berkuda, Satu-satunya Peserta Defile HUT ke-80 TNI yang Dapat Acungan Jempol dari Presiden Prabowo
Thomas Pulungan
JAKARTA, (ERAKINI)

JAKARTA, (ERAKINI)
Namun yang menarik, di antara puluhan peserta defile itu, Presiden Prabowo yang untuk pertama kali memimpin HUT TNI sampai menganggukkan kepala dan memberi acungan jempol kepada salah satu peserta.
Di pantau dari Live YouTube Sekretariat Presiden, peserta yang mendapat perhatian khusus dari Presiden Prabowo itu adalah kelompok Komponen Cadangan (Komcad) Berkuda yang dipimpin langsung Kepala Badan Cadangan Nasional Kementerian Pertahanan (Kemenhan) Letjen TNI Gabriel Lema.
Diketahui, Kemenhan baru meresmikan 130 personel Komcad Berkuda beserta 130 ekor kuda di Monas pada 1 Oktober 2025. Letjen Gabriel Lema mengatakan, pembentukan Komcad Berkuda merupakan bagian dari amanat Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dalam rangka memperkuat sistem pertahanan negara.

Badan Cadangan Nasional merupakan organisasi baru Kemenhan yang dibentuk berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 85 Tahun 2025 tentang Kementerian Pertahanan. Perpres ini diteken Prabowo pada 5 Agustus 2025.
Tugas Badan Cadangan Nasional yakni menyelenggarakan pembentukan, penetapan, dan pembinaan komponen cadangan, serta penataan dan pembinaan bela negara dan keveteranan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Prabowo menunjuk Letjen TNI Gabriel Lema sebagai Kepala Badan Cadangan Nasional yang dilantik bersamaan dengan Wakil Panglima TNI dan tiga kepala badan di lingkungan Kementerian Pertahanan dalam Upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer di Landasan Suparlan, Pusat Pendidikan dan Latihan Pasukan Khusus (Pusdiklatpassus) TNI AD, Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Minggu (10/8/2025).
Letjen Gabriel merupakan putra Nusa Tenggara Timur (NTT) yang lahir di Hokeng, Wulanggitang, Flores Timur, pada 24 Maret 1968. Gabriel adalah lulusan Akmil 1990 dari kecabangan infanteri.
Kenakan Pakaian Adat
Dalam defile HUT TNI ini, rombongan Komcad Berkuda tampil gagah di atas kuda. Uniknya, Letjen Gabriel memimpin rombongan dengan pakaian adat dari berbagai daerah di Nusantara. Di antaranya pakaian adat Bugis, Sunda, Jawa, Batak Toba, Sumba, Dayak, dan Papua yang terpadu indah dalam satu barisan, menegaskan semboyan Bhinneka Tunggal Ika.

Dalam acara ini, TNI menghadirkan parade besar-besaran dari puluhan peserta. Defile ini dirangkai dengan pertunjukan berbagai pesawat milik TNI AU, seperti flight 14 helikopter TNI yang mengibarkan Bendera Merah Putih.
Defile pasukan dan defile alutsista yang memberikan penghormatan kepada Presiden Prabowo diawali oleh drumband Universitas Pertahanan Canka Praditya Wiratama.
Disusul drumband IPDN Gita Abdi Praja, drumband Politeknik Transportasi Darat Indonesia (STTD) Kementerian Perhubungan Jata Wiratama, drumband Banser Wonosobo Gema Nawa Kartika, dan drumband Politeknik Ahli Usaha Perikanan Genta Bahana Samudera.
Selanjutnya, drumband SMK Negeri 26 Jakarta Garjita Wira Praja, drumband SMK Negeri 3 Taruna Angkasa Jawa Timur, serta drumband Taruna Akademi Militer (Akmil, AAL, dan AAU).
Parade selanjutnya antara lain dari Kelompok Lambang Kesatuan sebagai pasukan pembawa Panji-Panji TNI, para pasukan elite dan satuan dari tiga matra, perwakilan Kodam, kadet perwira militer, hingga barisan sarat makna dan penghormatan, yakni para Legiun Veteran. Parade ditutup oleh barisan defile alutsista TNI.





