KLH Bentuk Satgas Hadapi El Nino, 6 Provinsi Rawan Karhutla
Thomas Pulungan
JAKARTA, (ERAKINI) — Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) memperketat pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan membentuk Satuan Tugas (Satgas) Pengendalian Kebakaran Lahan 2026.
Langkah ini diambil untuk menghadapi peningkatan risiko karhutla seiring proyeksi musim kemarau dan potensi El Nino pada tahun ini.
Menteri LH/Kepala BPLH Hanif Faisol Nurofiq menegaskan bahwa pendekatan pengendalian karhutla harus berfokus pada pencegahan yang terstruktur dan terpadu.
“Kita harus bergerak cepat, terstruktur, dan tanpa kompromi karena ini menyangkut keselamatan masyarakat, lingkungan, dan masa depan bangsa,” tegasnya dalam Apel Siaga Pengendalian Karhutla Tahun 2026, Rabu (22/4/2026).
Hanif meminta jajarannya untuk fokus menangani enam provinsi berpotensi mengalami karhutla akibat fenomena El Nino Godzilla yang bisa menyebabkan kekeringan panjang.
Enam provinsi tersebut meliputi Riau, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Jambi, Sumatera Selatan, dan Kalimantan Selatan. Wilayah ini memiliki lahan gambut cukup luas, sehingga memerlukan rencana detail dan konkret, terutama terkait pengelolaan ekosistem gambut.
















