Identitas Tiga Jenazah Korban Pesawat Latih Jatuh di BSD Serpong
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) - Tiga jenazah korban pesawat latih nomor registrasi PK-IFP yang jatuh di BSD, Serpong, Tangerang Selatan dibawa menggunakan tiga ambulans dan tiba di RS Polri sekitar pukul 17.26 WIB.
Ketiga jenazah tersebut langsung dibawa ke Gedung Instalasi Forensik RS Polri untuk proses autopsi dan identifikasi. Selanjutnya, RS Polri akan membuka posko ante mortem dan post mortem guna mencocokkan data jenazah dan keluarga.
Kapolres Tangsel AKBP Ibnu Bagus Santoso mengatakan, ketiga korban bernama Pulung Darmawan, warga Bandung Jawa Barat, Mayor Suanda (belum diketahui asal daerah), Farid (belum diketahui asal daerah).
"Untuk sekarang kita akan serahkan ke KNKT (Komite Nasional Keselamatan Transportasi) untuk melaksanakan identifikasi dari para korban," katanya kepada wartawan, Minggu (19/5/2024).
Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary mengatakan bahwa pesawat latih PK-IFP sempat hilang kontak sebelum terjatuh di kawasan BSD, Serpong, Tangerang Selatan, Minggu (19/5/2024).
I mengatakan, pesawat tersebut mulanya take off dari Bandara Pondok Cabe sekitar pukul 11.36 WIB. Pesawat lalu mendarat di Tanjung Lesung Bandara Salakan Negara.
Di lokasi itu, pihak pesawat memberikan informasi akan melakukan take off Kembali pada pukul 13.10 WIB. dijadwalkan Kembali mendarat di Pondok Cabe.














