Gempa M 5,8 Guncang Keerom Papua
Akhmad Baihaqi Arsyad
JAKARTA, (ERAKINI) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan adanya gempa tektonik bermagnitudo 5,8 yang terjadi di Keerom, Provinsi Papua pada Senin (13/11/2023) pukul 3:38 WIB, dengan getaran yang dirasakan di dalam rumah tidak berpotensi tsunami.
Menurut informasi BMKG, episenter gempa bumi terletak pada koordinat 3,64 derajat lintang selatan dan 140,38 derajat bujur timur, atau tepatnya berlokasi di darat wilayah Airu, Jayapura, Papua pada kedalaman 48 km.
"Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami," tulis Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono dalam keterangan tertulis.
Gempa bumi ini, kata dia, berdampak dan dirasakan di daerah Keerom dengan skala intensitas III MMI atau getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan truk berlalu. Pada daerah Jayapura getaran dirasakan dengan skala intensitas II MMI yaitu getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.
Daryono mengatakan, hingga pukul 04.10 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan.
BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya dan menghindari dari bangunan yang retak atau rusak akibat .
















