Madrasah Diniyah Dinilai Jadi Penjaga Harmoni NKRI
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) - Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Forum Koordinasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) H Lukman Khakim menyebut madrasah diniyah memiliki peran sentral dalam menjaga harmoni dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Pernyataan tersebut disampaikan Lukman dalam sambutannya pada pembukaan Hari Lahir (Harlah) ke-13 FKDT dan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) FKDT Tahun 2025, yang berlangsung di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Sabtu (19/7/2025).
“Bangsa Indonesia harus berterima kasih kepada para ustaz/ustazah madrasah diniyah. Berkat perjuangan mereka, Indonesia menjadi negara yang harmonis, toleran, dan menghargai kemerdekaan,” ujar Lukman di hadapan ribuan guru madrasah dari berbagai daerah.
Dia menyoroti pentingnya peran ustazah madrasah diniyah dalam membentuk karakter anak-anak bangsa melalui ajaran Islam yang rahmatan lil ‘alamin dan menghargai perbedaan. Namun, menurutnya, pengabdian para ustazah itu masih belum sebanding dengan kesejahteraan yang mereka terima.
“Saya keliling Indonesia. Honor mereka hanya sekitar Rp100 ribu hingga Rp200 ribu per bulan. Tapi mereka tetap istiqomah, mendidik anak-anak bangsa dengan penuh keikhlasan. Luar biasa,” ungkapnya.
Lukman mengaku prihatin atas berbagai tantangan yang kini dihadapi para guru madrasah diniyah, termasuk kurangnya penghargaan sosial dan kasus kekerasan yang justru menimpa para pengajar.


















