Jokowi Jawab Soal Isu Reshuffle: Ya Kalau Diperlukan!
Abdul Rahman Ahdori
PENAJAM PASER UTARA, (ERAKINI) - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjawab soal kabar dirinya akan mershuffle para menteri dari PDIP. Jokowi tak membantah hal tersebut, jika memang diperlukan.
"Ya kalau diperlukan," ujar Jokowi di sela kegiatannya di IKN, Kalimantan Timur, Selasa (13/8/2024).
Namun demikian, ia tidak menjawab gamblang. Dia menekankan reshuffle jika diperlukan karena masih memiliki hak prerogatif.
"Kalau diperlukan, saya kan sudah ngomong dari dulu, kalau diperlukan, saya masih punya hak prerogatif itu," tuturnya.
Kabar perombakan kabinet atau reshuffle kembali mencuat. Reshuffle itu dikabarkan akan dilakukan Kamis pekan ini. Dari informasi yang beredar, reshuffle itu akan menggeser posisi Bahlil Lahadalia menjadi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Sementara posisi Menteri Investasi yang diduduki Bahlil diisi oleh Ketua Tim Kampanye Prabowo-Gibran Rosan Roeslani. Reshuffle juga menyasar menteri salah satu dari menteri PDIP dan NasDem.
Kasetpres Heru Budi Hartono menjawab kabar mengenai reshuffle kabinet pekan ini. Ia menyebutkan belum ada kabar tersebut sejauh ini. Namun dia berjanji akan mengabari lebih lanjut.
















