Imbangi Gaya Masa Kini, Mahfud Kampanye lewat Live TikTok Program ‘Tabrak, Prof!’
Akhmad Baihaqi Arsyad






Mahfud mengatakan semua media komunikasi masyarakat saat ini menjadi pilihan dirinya untuk menyapa pemilih, terutama setelah menjadi cawapres. Hal itu diugkapkan oleh Mahfud usai mengunjungi Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela di Kota Surabaya, Jawa Timur, Rabu malam (10/1/2024).
"Sekarang saya mulai menyesuaikan diri. Saya bukan lagi hakim, tetapi harus bicara dengan masyarakat. Maka, acara seperti ini (Tabrak, Prof!), ya, kami adakan untuk bicara-bicara melalui apa yang sekarang ngetren, lewat TikTok, lewat YouTube, lewat macam-macamlah pokoknya, yang menjadi kecenderungan masyarakat. Arus besar masyarakat dalam berkomunikasi harus diikuti," ujar Mahfud.
Dalam upaya kampanye melalui media sosial, Mahfud mulai melakukan siaran langsung di platform TikTok pada pergantian malam Tahun Baru 2024.
"Dulu, (saya) bicaranya terlalu formal karena saya orang hukum. Orang hukum tuh biasanya, meskipun harus tersenyum, tertawa, harus disembunyikan. Hakim itu, meskipun kadang kala ketawa, ditahan; kalau marah juga ditahan," kata Mahfud.
Mahfud yang juga Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) itu mengaku bahwa dirinya sempat dikritik terkait gaya komunikasi politik itu.
"Sehingga, wajahnya tetap datar. Itu saya dikritik. Bapak kok datar-datar aja, gitu," kata Mahfud yang juga pasangan Capres Ganjar Pranowo tersebut.
Masa kampanye telah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) mulai 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024. Sementara jadwal pemungutan suara telah ditetapkan pada tanggal 14 Februari 2024. (ant)
