Ilustrasi - BMKG menyampaikan bahwa sebanyak 31 wilayah Indonesia berpotensi diguyur hujan lebat dan angin kencang hingga 1 Juni 2026. (Foto: Pixabay).
JAKARTA, (ERAKINI) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan melanda sejumlah wilayah pada periode 29 Mei hingga 1 Juni 2026. Dalam beberapa hari ke depan, kondisi atmosfer diprediksi memicu hujan dengan intensitas ringan hingga sangat lebat di berbagai daerah.
BMKG mencatat sedikitnya 17 wilayah berpotensi mengalami peningkatan hujan dengan intensitas sedang. Daerah-daerah tersebut meliputi Aceh, Riau, Kepulauan Riau, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Tengah, Papua, dan Papua Selatan.
Tak hanya itu, ancaman cuaca ekstrem juga diperkirakan terjadi di sejumlah kawasan lain. BMKG menetapkan status siaga hujan lebat hingga sangat lebat untuk wilayah Papua Pegunungan. Kondisi ini berpotensi disertai petir dan angin kencang yang dapat memicu berbagai bencana hidrometeorologi.
Sementara itu, potensi angin kencang diperkirakan melanda 13 wilayah, yakni Aceh, Sumatra Utara, Riau, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Gorontalo, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat, dan Papua Selatan.
BMKG mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Di tengah kondisi cuaca panas yang masih muncul di sejumlah daerah, masyarakat disarankan menggunakan pelindung diri seperti topi atau tabir surya saat beraktivitas di luar ruangan guna mengurangi dampak paparan sinar matahari langsung. Kebutuhan cairan tubuh juga perlu dijaga agar terhindar dari dehidrasi dan kelelahan.
Selain itu, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya bencana hidrometeorologi akibat cuaca ekstrem. Pengendara kendaraan bermotor diimbau berhati-hati saat melintas di tengah hujan deras yang berpotensi disertai petir dan embusan angin kuat karena dapat mengganggu jarak pandang serta keselamatan perjalanan.
BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai risiko pohon tumbang, baliho roboh, genangan air, hingga sambaran petir. Warga disarankan tidak berteduh di bawah pohon besar, papan reklame, maupun bangunan yang rapuh saat hujan lebat dan angin kencang terjadi. Aktivitas di area terbuka juga sebaiknya dibatasi demi menghindari risiko yang tidak diinginkan.
Perubahan cuaca yang dinamis ini dinilai penting untuk diperhatikan, terutama bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan darat, laut, maupun udara, termasuk aktivitas luar ruangan seperti olahraga dan wisata.
BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau perkembangan prakiraan cuaca dan peringatan dini resmi melalui berbagai kanal informasi, seperti situs resmi BMKG, aplikasi InfoBMKG, dan akun media sosial resmi BMKG agar dapat melakukan langkah antisipasi sedini mungkin guna meminimalkan dampak cuaca ekstrem.