Rafsanjani, Putra Dosen ITB yang Bermimpi Menggerakkan Indonesia Lewat PMII
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) - Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) Muhammad Rafsanjani meninggal dunia pada Senin (11/3/2024) siang. Selain cerdas, alumnus FISIP UIN Jakarta ini dikenal sebagai sosok yang humble dan tidak suka basa-basi.
Rafsan, sapaan akrab Muhammad Rafsanjani merupakan putra dari salah seorang dosen di Institut Teknologi Bandung (ITB) sekaligus pengasuh pesantren di Limbangan, Garut yaitu Dr Cecep Alba M.A.,, sedangkan ibunya bernama Rd Mimin Nurganiah Maulani.
Berdasarkan keterangan di situs resmi ITB, Dr Cecep Alba, M.A., pendidikan sang aktivis ini dimulai dari S1 Tafsir Hadits di IAIN SGD Bandung, Jawa Barat, lalu S2 di IAIN (sekarang UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta dan S3 di Sps UIN Jakarta. ITB menuliskan, Dr Cecep Alba sebagai pakar Agama Islam dengan kelompok keilmuan ilmu-ilmu kemanusiaan.
Rafsan lahir di Garut 30 Maret 1992. Setelah berproses cukup panjang di PMII Ciputat, Rafsan menjabat sebagai Sekretaris Jenderal PB PMII untuk masa khidmat 2021-2024. Pria yang dikenal humble itu juga sempat menjabat sebagai ketua umum PC PMII Ciputat masa khidmat 2015-2016.
Saat mencalonkan diri sebagai ketua umum PB PMII pada Kongres XI di Kaliamantan Timur akhir tahun 2020 lalu, Rafsan bermimpi mampu menggerakkan Indoensia melalui PMII.
Rafsan mengatakan, visi menggerakkan Indonesia yaitu sebuah ajakan Rafsan kepada seluruh anak muda dan seluruh kader PMII di Indonesia agar bersama-sama, bertekad, menjadi generasi penggerak Indonesia.
















