Guru Korban Pembacokan Murid di Demak Kian Membaik
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI)-Kondisi guru yang menjadi korban pembacokan muridnya sendiri di Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Ali Fatkhur Rohman, berangsur membaik. Fatkhur mendapatkan perawatan intensif dari dokter Rumah Sakit Umum Kariadi Semarang usai terkena bacokan di bagian leher dan lengan kiri.
“Kondisi sudah sangat membaik, malah cerita dari Pak Fatkhur sendiri sudah diizinkan pulang oleh dokter. Namun kami tetap menambah 1-2 hari agar Pak Fathur bisa lebih maksimal,” kata Kepala Kemenag Kabupaten Demak, M Afief Mundzir dalam keterangan tertulisnya, Selasa (26/9/2023).
Afief mengatakan Bupati Demak Eisti'anah dengan didampingi oleh dia selaku Kepala Kemenag Kabupaten Demak, Ketua Baznas Kabupaten Demak Bambang Soesetiarto, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Demak, Haris Wahyudi Ridwan dan Ketua PGRI Kabupaten Demak, Sapon telah bertemu korban secara langsung di RSU Kariadi Semarang.
Ia menuturkan, Bupati Demak Eisti'anah berharap kejadian tersebut bisa menjadi pelajaran berharga bagi pemerintah Kabupaten Demak. Menurut Afief, bupati menyatakan bahwa peristiwa murid membacok guru akan menjadi bahan intropeksi dan berbenah di pemerintah daerah khususnya terkait perlindungan terhadap seorang guru.
“Jadi sekali lagi harapan bupati kejadian ini betul-betul jadi pelajaran berharga bagi kita semuanya untuk kemudian melakukan upaya-upaya perbaikan sistem dan seterusnya,” kata Afief menyampaikan apa yang dikatakan Bupati Demak, Eisi’anah.

















