Sebanyak 12 SMA di Indonesia resmi berubah status menjadi Sekolah Garuda. Sekolah unggulan ini resmi diperkenalkan oleh sejumlah menteri dan wakil menteri di berbagai daerah. Foto: Ilustrasi/Instagram@SekolahGaruda
JAKARTA, (ERAKINI) - Sebanyak 12 SMA di Indonesia resmi berubah status menjadi Sekolah Garuda. Sekolah unggulan ini resmi diperkenalkan oleh sejumlah menteri dan wakil menteri di berbagai daerah, Rabu (8/10/2025).
Di Jakarta, Sekolah Garuda diperkenalkan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi () Brian Yuliarto bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah () Abdul Mu'ti, di SMA Unggulan MH Thamrin, Jakarta.
Brian mengatakan, Sekolah Garuda merupakan salah satu Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Prabowo Subianto untuk dapat memfasilitasi anak-anak yang berkeinginan kuat menjadi peneliti dan praktisi industri yang unggul. Kehadiran Sekolah Garuda ini akan mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) yang kompetitif.
"Harapannya (Sekolah Garuda) bisa mencetak SDM-SDM unggul untuk berkompetisi dengan SDM-SDM dari negara lain," ujar Brian di sela-sela kegiatan Pengenalan Sekolah Garuda, dikutip dari Antara.
Dalam kesempatan ini, Brian memperkenalkan 12 lokasi Sekolah Garuda transformasi yang sudah beroperasi, dan empat lokasi Sekolah Garuda baru yang masih tahap pembangunan. Keempat Sekolah Garuda ini ditargetkan beroperasi pada tahun ajaran 2026/2027.
"Harapannya anak-anak dari Sekolah Garuda, baik transformasi maupun yang Sekolah Garuda yang akan dibentuk itu, bisa menjadi mahasiswa-mahasiswa di sekolah-sekolah perguruan tinggi unggulan di dunia," kata Brian.
Sementara Mendikdasmen Abdul Mu'ti menyebutkan, kehadiran pendidikan Sekolah Garuda mampu meningkatkan minat siswa Indonesia di bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM).
Mu'ti menyoroti pentingnya bidang keilmuan STEM untuk mengakselerasi Indonesia agar bisa menjadi negara maju. Mu'ti juga mengharapkan lulusan Sekolah Garuda memiliki kemampuan mengombinasikan akademik dengan leadership.
"Dengan Sekolah Garuda ini kita berharap dapat melahirkan saintis dan juga ilmuwan di berbagai bidang khususnya STEM untuk mereka bisa melanjutkan studi di jenjang pendidikan tinggi yang ternama baik di dalam maupun di luar negeri," katanya.
Adapun 12 Sekolah Garuda Transformasi, yaitu:
Berikut sebaran 12 Sekolah Garuda Transformasi:
1. SMAN 10 Fajar Harapan (Aceh)
2. SMA Unggul Del Siborong-Borong (Sumatera Utara)
3. MAN Insan Cendekia Ogan Komering Ilir (Sumatera Selatan)
4. SMAN Unggulan MH Thamrin (DKI Jakarta)
5. SMA Cahaya Rancamaya, Bogor, (Jawa Barat)
6. SMA Taruna Nusantara (Jawa Tengah)
7. SMA Pradita Dirgantara (Jawa Tengah)
8. SMAN 10 Samarinda (Kalimantan Timur)
9. SMAN Banua BBS (Kalimantan Selatan)
10. MAN Insan Cendekia Gorontalo (Gorontalo)
11. SMAN Siwalima Ambon (Maluku)
12. SMA Averos Sorong (Papua Barat Daya).
Sedangkan empat titik pembangunan Sekolah Garuda baru, yakni:
1. Belitung Timur (Kepulauan Bangka Belitung)
2. Timor Tengah Selatan (Nusa Tenggara Timur)
3. Konawe Selatan (Sulawesi Tenggara)
4. Bulungan (Kalimantan Utara).
Pengenalan SMA Garuda ini juga dijadwalkan dilakukan sejumlah menteri dan wakil menteri di 15 lokasi lain. Berikut lokasinya:
1. Aceh: Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Isyana Bagus Oka
2. Siborong-Borong, Sumatera Utara: Wakil Menteri Kesehatan, Dante Saksono Harbuwono
3. Palembang, Sumatera Selatan: Wakil Menteri Agama Muhammad Syafii
4. Bogor, Jawa Barat: Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian/Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Arifah Choiri Fauzi
5. Boyolali, Jawa Tengah: Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono
6. Magelang, Jawa Tengah: Menteri Luar Negeri, Sugiono/Wakil Menteri Keuangan, Thomas Djiwandono
7. Banjarmansin, Kalimantan Selatan: Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya
8. Ambon, Maluku: Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid
9. Samarinda, Kalimantan Timur: Menteri Sosial, Syaifullah
10. Gorontalo: Menko Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar/Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Veronica Tan
11. Sorong, Papua Barat Daya: Wakil Menteri Dalam Negeri, Ribka Haluk
Sekolah Garuda Baru:
1. Timor Tengah Selatan, NTT: Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni/Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Fauzan
2. Belitung Timur, Bangka Belitung: Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Stella Christie
3. Bulungan, Kalimantan Utara: Menteri Agama, Nasaruddin Umar/Wakil Menteri Luar Negeri, Arrmanatha C Nasir
4. Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara: Wakil Menteri Perdagangan, Dyah Roro Esti Widya Putri/Wakil Menteri Pekerjaan Umum, Diana Kusumastuti