Percepat Penanganan Bansor di Lampung dan Jateng, BNPB Modifikasi Cuaca, Semai Ribuan Kg NaCl di Langit
Akhmad Baihaqi Arsyad






Hal itu disampaikan oleh Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam siaran pers yang diterima Erakini, Jumat (24/1/2025). Ia mengatakan bahwa, OMC di Provinsi Lampung direncanakan akan berlangsung dalam 5 sorti penerbangan.
“Kemarin, operasi yang dipusatkan di Bandara Radin Inten II ini telah melakukan penerbangan sebanyak dua sorti. Seberat 2.000 kg Natrium Klorida (NaCl) disemai di langit 'Gerbang Pulau Sumatra'. Pesawat bernomor lambung PK-SNG akan kembali melangit pada hari ini,” katanya.
Abdul Muhari menjelaskan, penyemaian awan menggunakan garam ini ditujukan pada awan-awan yang berpotensi terjadi hujan lebat di wilayah Lampung. Tujuannya, hujan dapat diredistribusikan agar tidak turun di wilayah yang sedang dalam masa penanganan darurat pascabanjir besar yang melanda beberapa lokasi seperti di Kabupaten Pesawaran, Kabupaten Lampung, Kabupaten Lampung Timur, dan Kota Bandar Lampung, pada awal pekan lalu.
Selain di Provinsi Lampung, BNPB juga melakukan OMC di wilayah Jawa Tengah. Hal ini guna mendukung penanganan darurat bencana longsor dan banjir yang melanda Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Grobogan, Kabupaten Kendal, Kabupaten Batang dan Kabupaten Demak.
Di Pekalongan, tim gabungan hingga hari ini masih melakukan operasi pencarian dan pertolongan korban hilang akibat longsor di Kecamatan Petungkriyono. Sementara prakiraan cuaca BMKG memantau pertumbuhan awan hujan di Provinsi Jawa Tengah pada tanggal 23 Januari 2025 didominasi oleh awan yang memiliki potensi pertumbuhan tinggi. Kondisi tersebut menunjukkan peluang terjadinya hujan di wilayah sekitar Kabupaten Pekalongan masih cukup tinggi.
“Pada Kamis (23/1/2025), pesawat carravan bernomor lambung PK-SNN telah melaksanakan operasi modifikasi cuaca pertama selama 4 jam 18 menit. Sebanyak 2.000 kg NaCl disemai di atas perairan laut utara Jawa Tengah. Penerbangan dilakukan dengan ketinggian 8.000 feet,” katanya.
Adapun pelaksanaan OMC di Jawa Tengah dilaksanakan hingga Jumat (24/1/2025) yang mana posko OMC berpusat di Bandar Udara Jenderal Ahmad Yani Semarang.

