Presiden Prabowo Subianto menyambut ketibaan Raja Kerajaan Yordania Hasyimiah, Raja Abdullah II ibn Al Hussein di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (14/11/2025): Foto: BPMI Setpres
Penyematan penghargaan yang biasanya diberikan kepada para raja dan kepala negara itu menjadi simbol persahabatan puluhan tahun sekaligus penguatan hubungan strategis Indonesia–Yordania.
Dalam prosesi penyerahan medali kehormatan itu, Presiden Prabowo dan Raja Abdullah berdiri sejajar. Raja Abdullah kemudian menyelempangkan medali kehormatan tersebut ke sisi bahu kanan Presiden Prabowo. Keduanya lalu saling bersalaman dan berpelukan.
Untuk diketahui, medali kehormatan tersebut biasanya dianugerahkan kepada raja, pangeran, dan kepala negara. Medali ini juga dapat diberikan kepada perdana menteri.
Penghargaan itu juga dianugerahkan kepada warga sipil, prajurit pria maupun wanita, warga Arab, dan warga negara asing sebagai bentuk apresiasi atas jasa luar biasa mereka, baik di tingkat nasional, regional, maupun internasional.
Menteri Luar Negeri Sugiono menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan bentuk penghargaan dari Raja Abdullah II kepada Presiden Prabowo, sekaligus menjadi kebanggaan bagi Indonesia. "Saya kira kebanggaan juga buat kita, Bapak Presiden menerima," ucap Sugiono, dikutip dari Antara.
Perkuat hubungan Indonesia–Yordania
Hari ini Presiden Prabowo dan Raja Abdullah II menggelar pertemuan bilateral di Istana Merdeka, untuk memperkokoh hubungan Indonesia–Yordania di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah (Timteng).
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menekankan bahwa Indonesia dan Yordania telah menjalin hubungan yang solid sejak 74 tahun silam. Selain itu, kedua negara juga memiliki kedekatan historis dan emosional yang kuat.
"Kedua negara kita telah menikmati hubungan yang erat sejak terjalinnya hubungan diplomatik 74 tahun lalu pada Oktober 1951. Di sisi lain, seperti Anda ketahui, saya memiliki ikatan emosional dengan Yordania," ujar Prabowo.
Prabowo menyampaikan bahwa dirinya memiliki ikatan khusus dengan Yordania ketika lebih dari 20 tahun lalu diterima dengan hangat oleh mendiang Raja Hussein bin Talal.
Pemerintah Indonesia berharap dapat membahas peluang kerja sama baru dan mempererat hubungan bilateral dengan Yordania di tengah dinamika geopolitik global.
"Kami ingin bekerja sama lebih dekat dengan Anda, dan kami juga ingin mengucapkan terima kasih karena telah menerima banyak anak muda kami yang sedang dilatih di Yordania hingga saat ini. Terima kasih banyak," kata Prabowo.
Dalam kesempatan yang sama, Raja Abdullah II menegaskan komitmen Yordania untuk terus memperkuat solidaritas dengan Indonesia.
Raja Abdullah II menyoroti hubungan panjang dan persaudaraan yang terjalin di antara kedua negara maupun secara pribadi dengan Presiden Prabowo.
"Saya bangga dan terhormat berada di sini, bangga dan terhormat menyebut Anda sahabat lama saya. Saya tahu bahwa dalam pembahasan kita malam ini dan besok, ada banyak peluang baru untuk memperkuat ikatan antara Indonesia dan Yordania," ucap Raja Abdullah II.
Raja Abdullah II juga menyampaikan keyakinannya bahwa Indonesia akan terus berkembang di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo.