Ternyata Ini Alasan Lulusan Akmil, AAL, AAU, dan Akpol Tahun 2025 Berasal dari 2 Angkatan
Thomas Pulungan
JAKARTA, (ERAKINI) - Presiden Prabowo Subianto resmi melantik sebanyak 2.000 lulusan akademi TNI dan Polri menjadi perwira remaja, di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (23/7/2025). Jumlah ini jauh lebih banyak dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Sebagai perbandingan, tahun lalu jumlah perwira remaja yang dilantik hanya 906 taruna dan taruni lulusan Akademi Militer (Akmil) AD, Akademi Angkatan Udara (AAU), Akademi Angkatan Laut (AAL), dan Akademi Kepolisian (Akpol). Lantas kenapa tahun ini jumlahnya bisa lebih dari dua kali lipat?
Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNU Maruli Simanjuntak mengungkapkan bahwa perwira remaja yang dilantik hari ini berasal dari dua angkatan. Ada masa pengurangan pendidikan dari empat tahun ke tiga tahun untuk Tingkat III.
Menurut KSAD, alasan memperpendek masa pendidikan itu demi mengefisienkan waktu belajar para taruna dan taruni. "Kita kan banyak berdiskusi bahwa pendidikan (4 tahun) itu terlalu panjang," ujar KSAD usai upacara penerimaan lulusan Akmil di Lapangan Mabes TNI AD, Jakarta Pusat, Rabu (23/7/2025), dikutip dari Antara.
Selain alasan efisiensi waktu, Maruli menjelaskan percepatan masa pendidikan Akmil ini dilakukan demi memenuhi kebutuhan personel dalam menjalankan tugas pertahanan wilayah dan pembangunan teritorial di beberapa titik.
"Jumlahnya angkatan darat selama ini tidak pernah cukup, masih banyak daerah-daerah yang organisasinya cuman 60 persen, bahkan ada 50 sekian persen. Jadi, memang kebutuhan kita akan sangat banyak," kata Maruli.
Maruli bersyukur Presiden Prabowo Subianto memberi izin penyesuaian pendidikan bagi para taruna ini. Meski demikian, Maruli menyebut masih akan mengevaluasi metode baru ini demi kebaikan kualitas SDM TNI AD. Bagi yang lulus tiga tahun, masih dapat melanjutkan pendidikan dan kecabangan.
Untuk diketahui, Akmil tahun ini meluluskan 827 perwira remaja. Mereka berasal dari dua tingkatan yakni Tingkat III dan Tingkat IV. Untuk taruna dan taruni Tingkat 4, sudah menjalani pendidikan selama empat tahun seperti tahun-tahun sebelumnya. Sedangkan taruna dan taruni Tingkat 3 hanya menjalani pendidikan selama tiga tahun.
Untuk peraih Adhi Makayasa atau Lulusan Terbaik Akmil tahun ini adalah Sermatutar Alim Bimo Pratowo (Tingkat IV) dan Sermatutar Muhammad Afridzal Muchlis (Tingkat III).
Sementara itu, AAL meluluskan 433 perwira remaja yang berasal dari Angkatan ke-70 dan ke-71. Menanda Putra Duta terpilih menjadi Lulusan Terbaik (Adhi Makayasa) dari Angkatan ke-70 dan Aryya Handaru dari Angkatan 71.
Sedangkan AAU meluluskan 293 perwira remaja dari dua angkatan, yakni Werving 2021 dan Werving 2022. Pada tahun ini Adhi Makayasa diraih Evan Basith Reswara (Werving 2021) dan Axel Fahreza Aditama (Werving 2022).
Adapun Akpol meluluskan 447 perwira remaja yang berasal dari Angkatan 56 dan Angkatan 57. Tahun ini, Lulusan Terbaik Akpol adalah Muhammad Malik Aditya Kurniawan (Angkatan ke-56) dan Fathan Putra Rifito (Angkatan ke-57).


















