Search

Upayakan Kelancaran Arus Mudik Lebaran 2026, Jasa Marga Kerahkan 8.000 Personel dan 516 Kendaraan

JAKARTA, (ERAKINI) – PT Jasa Marga (Persero) Tbk akan mengerahkan 8.000 personel dan 516 kendaraan operasional yang siap bertugas dalam operasi ketupat. Hal itu disampaikan oleh Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono dalam Apel Terpadu Jasa Marga Siaga Operasional Idulfitri 1447 H/2026 di kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, pada Selasa (10/3/2026). Hal ini guna memastikan perjalanan masyarakat tetap aman, nyaman, dan lancar.

"Jasa Marga menyiagakan sekitar 8.000 personel didukung oleh 516 unit kendaraan operasional yang siap bertugas dalam operasi angkutan lebaran (operasi ketupat). Dari sisi kesiapan infrastruktur, Jasa Marga memastikan empat ruas tol fungsional telah siap 100% untuk dioperasikan. Mohon dukungan kepada semua pihak agar pelaksanaan operasional libur Lebaran 2026 dapat berlangsung aman, nyaman, dan lancar," ujar Rivan dikutip dari laman resmi Jasa Marga, Rabu (11/3/2026)

Ada sekitar 3,5 juta kendaraan yang diprediksi Jasa Marga akan keluar Jakarta melalui empat gerbang tol (GT) utama. Untuk mendukung pengelolaan lalu lintas tersebut, Jasa Marga mengoptimalkan pemanfaatan teknologi, salah satunya melalui Jasa Marga Integrated Digital (JID) yang memiliki tingkat akurasi hingga 97% agar pengambilan keputusan dilakukan secara tepat dan responsif dalam mendukung kelancaran arus lalin.

Sementara itu, Kakorlantas Polri Agus Suryonugroho mengatakan bahwa ada lima klaster yang harus menjadi perhatian selama angkutan lebaran (operasi ketupat) yaitu jalan tol, jalan arteri, tempat penyeberangan pelabuhan, tempat-tempat ibadah, dan tempat-tempat wisata.

"Oleh sebab itu untuk jalan tol menjadi prioritas, dan pagi ini dilaksanakan apel Jasa Marga Siaga. Saya mewakili Kapolri menyampaikan apresiasi dan terima kasih pelaksanaan Apel Terpadu Jasa Marga Siaga, kami yakin kata kunci dari keberhasilan operasi ketupat 2026 adalah kolaborasi, sinergitas, dan tentunya kebersamaan di lapangan," jelas Agus.

Selain itu, dalam upaya untuk mengantisipasi potensi dampak cuaca ekstrem, Jasa Marga turut menyiagakan 71 tim siaga serta 209 unit pompa air guna menjaga kelancaran lalu lintas.

Sarana prasarana lalu lintas juga diperkuat melalui penyediaan sekitar 18 ribu rubbercone serta penambahan rambu rekayasa lalu lintas untuk mendukung penerapan manajemen lalu lintas selama periode arus mudik dan balik Lebaran.